Google Bantah AI Turunkan Traffic Situs Web, Realitanya Berbeda
Teknologi
Kecerdasan Buatan
07 Agt 2025
285 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Trafik dari Google ke situs web diklaim tetap stabil meskipun ada fitur AI baru.
Pengguna semakin beralih ke platform lain seperti TikTok dan Instagram untuk mencari informasi.
Google berusaha untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan memperkenalkan berbagai fitur baru dalam pencarian mereka.
Banyak penelitian menyebut fitur AI di mesin pencari dan chatbot mengurangi pengunjung ke situs web penerbit, namun Google membantah hal itu secara keseluruhan dan menyatakan traffic organik stabil.
Meski begitu, Google mengakui adanya perubahan pola traffic dari satu situs ke situs lain karena pengguna mencari konten seperti video, forum, dan podcast yang dianggap lebih otentik.
Di sisi lain, generasi muda mulai beralih menggunakan platform seperti TikTok dan Instagram untuk pencarian, bukan Google Search atau Maps seperti dulu.
Google sendiri sejak lama menghadapi tantangan dari situs seperti Amazon untuk pencarian belanja dan Reddit untuk riset topik, serta berusaha membuat fitur baru agar pengguna tetap menggunakan layanannya.
Laporan pihak ketiga menunjukkan peningkatan pencarian tanpa klik ke situs berita, yang menunjukkan bahwa AI memang mempengaruhi traffic situs, meskipun Google menekankan kualitas klik yang lebih tinggi.
Analisis Ahli
Prabhakar Raghavan
Pengaruh platform sosial terhadap pencarian tradisional sangat signifikan, terutama di kalangan muda yang mengubah cara mereka mencari informasi dan produk.Liz Reid
Data Google menunjukkan bahwa AI menghadirkan kualitas klik yang lebih baik meski volume klik relatif stabil, mengisyaratkan pengguna kini lebih terlibat di situs tujuan.

