Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Robot Lembaran Pintar KAIST: Lipat, Bergerak, Dan Pegang Tanpa Engsel Mekanis

Teknologi
Robotika
News Publisher
07 Agt 2025
1469 dibaca
2 menit
Robot Lembaran Pintar KAIST: Lipat, Bergerak, Dan Pegang Tanpa Engsel Mekanis

TLDR

Inovasi dalam robotika memungkinkan sistem untuk beradaptasi secara real-time tanpa perlu rekayasa ulang.
Integrasi AI dengan algoritma genetik dan jaringan neural dalam robotik dapat meningkatkan kinerja dan responsivitas.
Penelitian ini membuka peluang untuk aplikasi di bidang respons bencana, perangkat medis pribadi, dan eksplorasi luar angkasa.
Para peneliti di Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) mengembangkan inovasi baru di bidang robotika berupa lembar robotik yang dapat berubah bentuk, bergerak, dan menggenggam objek tanpa menggunakan engsel mekanik. Inovasi ini mengatasi keterbatasan robot lipat tradisional yang biasanya bergantung pada engsel dan jalur lipatan tetap.Lembaran robotik ini terbuat dari polimer tipis dan fleksibel yang dilengkapi dengan jaringan resistor logam padat. Resistor ini berfungsi sebagai pemanas untuk membengkokkan material dan sebagai sensor untuk memonitor posisi dan koreksi gerakan secara real time tanpa sensor eksternal tambahan.Pengguna dapat memprogram ulang posisi lipatan, sudut, dan arah melalui software sederhana, sehingga robot bisa beradaptasi langsung saat bekerja tanpa perlu dirakit ulang. Prototipe sebesar 40 cm per 40 cm yang dilengkapi dengan 308 resistor berhasil menunjukkan kemampuan berjalan, merangkak, dan menggenggam berbagai benda.Sistem ini memanfaatkan algoritma genetik dan jaringan neural untuk mengelola proses lipat, memastikan robot dapat menyesuaikan bentuknya secara otomatis berdasarkan kondisi lingkungan. Ini merupakan contoh dari apa yang disebut oleh para peneliti sebagai kecerdasan morfologis, dimana bentuk robot menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan.KAIST berencana untuk meningkatkan kapasitas beban lembar robotik, mempercepat pendinginan material, dan mengembangkan teknologi elektroda tanpa kabel. Tujuannya adalah menjadikan teknologi ini sebagai platform AI yang bisa digunakan dalam situasi darurat, peralatan medis khusus, dan eksplorasi luar angkasa di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.