Pasar Smartphone Global Kuartal II 2025: Samsung Rebut Puncak Dunia Lagi
Teknologi
Gadgets dan Wearable
05 Agt 2025
166 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Samsung mencatat pertumbuhan pengiriman smartphone yang signifikan pada kuartal II 2025.
Apple dan Xiaomi tetap mempertahankan posisi mereka meskipun mengalami sedikit penurunan.
Pertumbuhan pasar smartphone global menunjukkan stabilitas meskipun ada variasi di antara merek-merek utama.
Pada kuartal II tahun 2025, pasar smartphone global menunjukkan tren yang stabil dengan total pengiriman mencapai 288,9 juta unit, jumlah yang sama dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa pasar belum mengalami pertumbuhan signifikan, tetapi tetap stabil di tengah persaingan ketat antar merek besar.
Samsung berhasil mengambil kembali posisi sebagai vendor smartphone terbesar di dunia dengan mengirimkan sebanyak 57,5 juta unit. Ini berarti mereka tumbuh 7% dari tahun sebelumnya, dengan menguasai 20% pangsa pasar global. Keberhasilan ini dikarenakan strategi Samsung yang fokus memperluas seri Galaxy A untuk pasar massal sambil terus mengembangkan model premium mereka.
Apple berada di posisi kedua dengan pengiriman 44,8 juta unit, mengalami penurunan 2% dibanding kuartal II tahun sebelumnya. Namun demikian, pangsa pasar Apple tetap stabil di angka 16%. Hal ini menandakan loyalitas pasar Apple yang kuat walaupun volume pengirimannya sedikit menurun.
Posisi ketiga sampai kelima ditempati oleh Xiaomi, vivo, dan TRANSSION. Xiaomi menempati posisi ketiga dengan pengiriman 42,4 juta unit dan pangsa pasar 15%. vivo dan TRANSSION sama-sama menguasai 9% pangsa pasar, dengan vivo mencatat kenaikan pengiriman sekitar 2% dan TRANSSION turun 3%.
Secara keseluruhan, Samsung diperkirakan akan terus memperkuat posisinya di pasar global berkat strategi produk yang matang. Sementara itu, vendor-vendor asal China dan Apple harus menemukan cara baru untuk meningkatkan pengiriman dan pangsa pasar mereka di pasar smartphone yang semakin kompetitif.
Analisis Ahli
Aaron West
Kuartal II menandai titik balik penting bagi Samsung dengan pertumbuhan paling kuat di antara lima besar, berkat strategi 'smart volume' dan fokus produk yang tepat sasaran.

