Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Curigai Keamanan Chip Nvidia Setelah Larangan AS Dicabut

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (7mo ago) artificial-intelligence (7mo ago)
01 Agt 2025
69 dibaca
1 menit
China Curigai Keamanan Chip Nvidia Setelah Larangan AS Dicabut

Rangkuman 15 Detik

Ketegangan antara AS dan China terkait keamanan produk teknologi terus berlanjut.
Nvidia berusaha menjaga kepercayaan pasar China meskipun ada keraguan dari CAC.
China semakin mandiri dalam pengembangan chip dan teknologi untuk mengurangi ketergantungan pada produk asing.
Amerika Serikat sebelumnya melarang penjualan chip Nvidia H20 ke China karena kekhawatiran keamanan, namun larangan itu kini dicabut. Keputusan ini merupakan bagian dari negosiasi AS-China agar AS bisa kembali mengakses logam tanah jarang dari China. Badan Regulasi Internet Nasional China (CAC) memanggil Nvidia untuk menjelaskan apakah chip H20 mengandung risiko backdoor, yang dikhawatirkan bisa mengancam data dan privasi pengguna China. Nvidia membantah klaim tersebut dan menegaskan chip mereka aman tanpa akses jarak jauh. AS juga sedang mempertimbangkan aturan wajib teknologi pelacakan lokasi pada chip untuk menghindari pengalihan ke negara yang dilarang oleh peraturan ekspor AS, namun aturan ini belum resmi diberlakukan. Sementara itu, China semakin fokus mengembangkan chip lokal sebagai alternatif dari chip asing. Analis mengatakan China kini punya kemampuan lebih besar untuk tidak bergantung pada teknologi luar dan chip Nvidia bisa dijadikan alat negosiasi. Meski begitu, China masih membutuhkan chip Nvidia untuk riset AI, aplikasi domestik, dan militer. Nvidia pun berupaya menunjukkan komitmen melalui kunjungan CEO mereka ke China dan pemesanan besar chip H20 yang menunjukkan tingginya permintaan pasar China.

Analisis Ahli

Tilly Zhang
China kini memiliki lebih keberanian dan kemampuan untuk menggantikan teknologi asing dengan produk dalam negeri, mengurangi ketergantungan pada perusahaan seperti Nvidia.
Charlie Chai
Peringatan China lebih bersifat simbolik sebagai respons terhadap tuduhan AS, dan tidak mungkin sepenuhnya melarang chip Nvidia karena kebutuhan besar di sektor AI dan militer.