Penjualan MacBook dan Mac Mini di Tiongkok Naik Berkat Subsidi Pemerintah
Teknologi
Gadgets dan Wearable
01 Agt 2025
227 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pertumbuhan penjualan Apple di Tiongkok didorong oleh program subsidi pemerintah.
MacBook Air menjadi laptop terlaris di Tiongkok dalam kuartal Juni.
Pendapatan Apple di kawasan Greater China mengalami peningkatan setelah penurunan yang berkepanjangan.
Penjualan produk Apple seperti MacBook Air, Mac Mini, dan MacBook Pro di Tiongkok berhasil mengalami kenaikan signifikan pada kuartal Juni. Hal ini menjadi kabar baik setelah bertahun-tahun angka penjualan mengalami penurunan.
Salah satu faktor utama yang mendongkrak penjualan produk Apple adalah adanya program subsidi konsumen yang digulirkan oleh pemerintah Tiongkok. Program ini menawarkan diskon sebesar 15 persen untuk produk elektronik seperti smartphone, tablet, dan smartwatch dengan harga tertentu.
Pendapatan Apple di wilayah Greater China, yang mencakup Tiongkok daratan, Hong Kong, dan Taiwan, naik sekitar 4,4 persen secara tahunan menjadi Rp 256.68 triliun (US$15,37 miliar) dalam tiga bulan kuartal Juni. Ini menandakan pemulihan pasar elektronik di kawasan tersebut.
CEO Apple, Tim Cook, menyatakan bahwa subsidi dari pemerintah Tiongkok berkontribusi pada peningkatan penjualan, meskipun tidak semua produk Apple mendapatkan manfaat dari program ini. MacBook Air pun menjadi laptop terlaris di negara tersebut selama periode tersebut.
Secara keseluruhan, subsidi konsumen oleh pemerintah Tiongkok berhasil memenuhi tujuan mereka untuk merangsang pengeluaran masyarakat di sektor produk teknologi, sehingga membantu memperkuat posisi Apple di pasar Tiongkok kembali.
Analisis Ahli
Analyst Teknologi Internasional
Pertumbuhan penjualan Apple di Tiongkok menunjukkan bagaimana kebijakan pemerintah dapat mempengaruhi pasar teknologi. Namun, keberlanjutan pertumbuhan ini bergantung pada kemampuan Apple untuk beradaptasi dengan preferensi konsumen lokal.
