AI summary
Michael Saylor terus berinvestasi agresif dalam Bitcoin melalui strategi penerbitan saham preferen. MicroStrategy berusaha meyakinkan pemegang saham bahwa mereka tidak akan mengalami dilusi saham biasa. Perusahaan ini telah berhasil menarik perhatian pasar dengan kinerja saham yang luar biasa dan akumulasi Bitcoin yang signifikan. Michael Saylor, pendiri MicroStrategy, berencana menjual saham preferen senilai Rp63 triliun untuk mendanai pembelian Bitcoin terbaru. Langkah ini dilakukan meskipun ada kekhawatiran investor tentang risiko dilusi saham biasa. Perusahaan berjanji tidak akan jual saham biasa dengan harga lebih rendah dari 2,5 kali nilai aset bersih untuk melindungi pemegang saham.Strategi ini memungkinkan MicroStrategy memanfaatkan harga saham yang tinggi untuk terus membeli Bitcoin, yang pada akhirnya menambah nilai perusahaan dan mendukung harga sahamnya sendiri. Saylor menggunakan strategi ini sebagai jalur ganda: menenangkan pemegang saham dan mengisi kas untuk pembelian Bitcoin berikutnya.MicroStrategy telah melakukan banyak langkah finansial sejak pertama kali membeli Bitcoin pada 2020, termasuk menjual saham, menerbitkan berbagai jenis utang, dan saham preferen. Hal ini menjadikan perusahaan sebagai salah satu proxy leverage utama di pasar cryptocurrency, yang menarik bagi investor dan juga menjadi fokus kritik beberapa hedge fund.Pada kuartal kedua 2024, MicroStrategy melaporkan keuntungan belum direalisasi sebesar $14 miliar dan pendapatan bersih setelah pajak mencapai $10 miliar, berkat kenaikan harga Bitcoin dan perubahan akuntansi. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh Bitcoin terhadap hasil keuangan perusahaan.Permintaan pasar terhadap saham preferen MicroStrategy tetap tinggi, terbukti dari peningkatan nilai saham preferen 'Stretch' dari $500 juta menjadi lebih dari $2 miliar. Ini mencerminkan kepercayaan investor dan kemampuan Saylor dalam memanfaatkan keahlian finansial untuk mendukung ambisi besarnya di dunia Bitcoin.
Michael Saylor memang ahli dalam memanfaatkan pasar modal untuk mendukung pembelian Bitcoin, namun strategi ini sangat bergantung pada sentimen pasar yang positif terhadap kripto. Jika kondisi pasar berbalik atau harga Bitcoin merosot, model pembiayaan ini bisa menghadapi tekanan berat, bahkan mungkin memicu krisis kepercayaan bagi investor MicroStrategy.