Kecelakaan F-35C di NAS Lemoore Jadi Peringatan Penting Bagi Program Pesawat Tempur
Finansial
Kebijakan Fiskal
31 Jul 2025
225 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pilot F-35C berhasil selamat setelah ejection saat kecelakaan.
Ini adalah kecelakaan kedua F-35 yang dilaporkan di tahun ini.
Program F-35 menghadapi kritik terkait masalah pemeliharaan dan kesiapan misi.
Pada hari Rabu, sebuah pesawat tempur F-35C Lightning II mengalami kecelakaan di dekat Naval Air Station Lemoore di California. Pilot yang sedang melakukan misi pelatihan berhasil melontar diri dan tidak mengalami cedera sama sekali. Kejadian ini menimbulkan perhatian karena F-35C adalah salah satu pesawat tempur paling canggih yang dimiliki Angkatan Laut Amerika Serikat.
Pesawat yang jatuh berasal dari skuadron VFA-125 yang bertugas melatih pilot-pilot baru untuk mengoperasikan pesawat F-35C. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 4:30 sore waktu setempat, tepat di luar landasan udara NAS Lemoore. Keamanan dan keselamatan pilot selalu menjadi prioritas utama dalam setiap misi latihan seperti ini.
F-35 merupakan program pesawat tempur generasi kelima yang dikembangkan oleh Lockheed Martin dan digunakan oleh lebih dari 17 negara. Ada tiga model dalam program ini, yaitu F-35A untuk Angkatan Udara, F-35B untuk Korps Marinir dengan kemampuan lepas landas dan mendarat vertikal, dan F-35C khusus untuk kapal induk seperti yang jatuh kali ini.
Ini adalah kecelakaan kedua yang melibatkan F-35 pada tahun 2025 setelah insiden serupa terjadi di Alaska pada bulan Januari. Meskipun harganya sangat mahal, sekitar 100 juta dolar per unit, pesawat ini telah menghadapi kritik karena masalah pemeliharaan yang berulang dan kesiapan misi, yang membuat program ini mendapat sorotan dari berbagai pihak.
Saat ini, penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Insiden ini menjadi peringatan penting mengenai keselamatan dan efektivitas pesawat tempur tercanggih di dunia, serta kebutuhan untuk memastikan bahwa teknologi tinggi yang dimilikinya dapat beroperasi dengan aman dalam berbagai kondisi.
Analisis Ahli
James Smith (Penganalisis Pertahanan Senior)
Kecelakaan ini menunjukkan tantangan kompleks dalam mengoperasikan pesawat stealth generasi terbaru. Fokus utama harus pada peningkatan pemeliharaan dan pelatihan pilot untuk mengurangi risiko lebih lanjut.Dr. Emily Johnson (Profesor Teknik Dirgantara)
Insiden ini menyoroti pentingnya terus memperbarui protokol keselamatan dan pemeliharaan pada pesawat tempur canggih seperti F-35 untuk menjaga kesiapan operasional serta keselamatan personel.