Meta Tingkatkan Investasi Besar untuk Perkuat Infrastruktur AI di 2025-2026
Teknologi
Kecerdasan Buatan
31 Jul 2025
255 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Meta berinvestasi besar dalam infrastruktur AI untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya.
Perusahaan merencanakan pembangunan kluster titan AI dengan kapasitas komputasi tinggi.
Meta menjajaki model pembiayaan eksternal untuk proyek data center agar lebih fleksibel.
Meta sedang menginvestasikan dana sangat besar untuk membangun infrastruktur fisik dan teknis guna mendukung teknologi kecerdasan buatannya (AI). Perusahaan ini berencana menggandakan pengeluaran modalnya pada tahun 2025 menjadi antara Rp 1.10 juta ($66) sampai Rp 1.20 quadriliun ($72 miliar) , dengan peningkatan serupa diproyeksikan pada 2026. Tujuannya adalah memperbesar kapasitas komputasi dan membangun pusat data berteknologi tinggi.
Salah satu proyek terbesar Meta adalah membangun cluster AI yang sangat besar, seperti Prometheus di Ohio dan Hyperion di Louisiana. Prometheus akan mencapai kapasitas komputasi sebesar 1 gigawatt, sementara Hyperion dapat tumbuh hingga 5 gigawatt dengan ukuran sebanding Manhattan. Cluster seperti ini memungkinkan Meta berkembang lebih cepat dalam riset dan aplikasi AI.
Pengembangan pusat data dan server AI membutuhkan energi dalam jumlah besar, yang dapat berdampak negatif terhadap komunitas lokal seperti yang terjadi di Newton County, Georgia. Meta juga tengah mencari berbagai solusi pembiayaan, termasuk kerjasama dengan mitra keuangan agar investasi mereka lebih fleksibel dan berkelanjutan.
Meta juga fokus merekrut talenta terbaik di bidang AI melalui unit baru Superintelligence Labs, yang diperkirakan menghabiskan biaya sangat besar untuk gaji dan insentif. Pendapatan kuartal kedua Meta mencapai Rp 793.25 triliun ($47,5 miliar) , terutama didorong oleh bisnis iklan yang memanfaatkan kemampuan AI untuk meningkatkan efektivitas kampanye.
Meskipun begitu, unit Reality Labs Meta masih mencatat kerugian besar sebesar Rp 75.15 triliun ($4,5 miliar) . CEO Mark Zuckerberg menegaskan bahwa visi jangka panjang mereka adalah mewujudkan konsep 'personal superintelligence' yang akan membantu individu melalui perangkat seperti kacamata pintar dan headset realitas virtual.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Investasi besar dalam infrastruktur AI seperti yang dilakukan Meta sangat penting untuk memajukan kemampuan model AI yang lebih kompleks dan efisien, memungkinkan aplikasi baru yang revolusioner di berbagai bidang.Fei-Fei Li
Fokus pada pengembangan infrastruktur AI memang krusial, tetapi pembangunan yang berkelanjutan dan etis harus menjadi bagian integral agar teknologi bermanfaat luas tanpa merusak komunitas lokal.