BMKG Waspadai Tsunami di Wilayah Indonesia Akibat Gempa Besar Kamchatka
Sains
Iklim dan Lingkungan
30 Jul 2025
111 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
BMKG memberikan peringatan mengenai potensi tsunami akibat gempa besar di Rusia.
Tsunami yang diperkirakan memiliki status waspada dengan ketinggian kurang dari 50 cm.
Aktivitas gempa susulan juga terus dipantau oleh BMKG untuk memberikan informasi terkini.
Gempa besar berkekuatan di atas 8 skala Richter terjadi di Semenanjung Kamchatka, Rusia. BMKG memantau dengan serius kejadian ini karena gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami yang bisa sampai ke beberapa wilayah Indonesia yang berada di lingkar Pasifik.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa kami melakukan pemodelan detail untuk memastikan wilayah mana saja di Indonesia yang berpotensi terserang tsunami. Hasilnya memang menunjukkan ancaman tsunami walaupun dengan tinggi gelombang di bawah 50 cm dan status waspada.
BMKG juga merilis daftar perkiraan waktu datangnya gelombang tsunami di wilayah Indonesia seperti Talaud, Kota Gorontalo, Halmahera Utara, Manokwari, Rajaampat, Biaknumfor, Supiori, Sorong bagian Utara, Jayapura, dan Sarmi dengan waktu kedatangan mulai tengah hari hingga sore hari waktu setempat.
Perjalanan tsunami juga dipantau di beberapa lokasi lain seperti Jepang dan Rusia dengan tinggi gelombang yang masih kecil antara 10 hingga 40 cm. BMKG akan terus memantau situasi ini dan memberikan laporan terbaru agar masyarakat tetap waspada dan siap siaga.
Selain itu, tercatat aktivitas gempa susulan yang cukup signifikan dengan 18 kali gempa yang berkekuatan antara M5,5 hingga M6,9. Hal ini menunjukkan aktivitas seismik masih berlangsung sehingga kewaspadaan tetap harus dijaga oleh seluruh masyarakat di wilayah terdampak.
Analisis Ahli
Daryono
Gempa besar di lingkar Pasifik selalu berpotensi tsunami yang bisa mencapai wilayah Indonesia, oleh karena itu pemodelan dan pemantauan yang terus menerus dilakukan BMKG sangat krusial.


