Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Negosiasi Dagang AS-China Mandek, Pasar Saham Hong Kong Tertekan

Bisnis
Ekonomi Makro
SCMP SCMP
30 Jul 2025
262 dibaca
1 menit
Negosiasi Dagang AS-China Mandek, Pasar Saham Hong Kong Tertekan

Rangkuman 15 Detik

Ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat masih belum terselesaikan.
Saham perusahaan kendaraan listrik mengalami penurunan akibat persaingan yang ketat.
Keputusan suku bunga Federal Reserve menjadi fokus utama bagi investor saat ini.
Perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia, China dan Amerika Serikat, menghadapi hambatan karena mereka tidak berhasil memperpanjang jeda tarif selama 90 hari. Negosiasi yang berlangsung di Stockholm gagal menghasilkan kesepakatan final, menyebabkan ketidakpastian pasar. Akibatnya, indeks saham utama di Hong Kong seperti Hang Seng dan Hang Seng Tech mengalami penurunan. Penyebab lain penurunan adalah ketatnya persaingan di industri kendaraan listrik yang menekan harga saham produsen seperti Li Auto dan BYD. Sementara itu, indeks saham utama di daratan China tetap menunjukkan penguatan yang moderat, dengan CSI 300 dan Shanghai Composite naik masing-masing sebesar 0,5 persen. HSBC mengumumkan laba kuartal kedua yang menurun sebesar 29 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menambah ketidakpastian di pasar keuangan. Investor juga mengantisipasi keputusan suku bunga Federal Reserve yang diperkirakan akan tetap stabil. Para analis menilai bahwa berlarutnya negosiasi dagang membuat peluang Fed untuk menurunkan suku bunga semakin kecil, terutama karena risiko inflasi dari tarif masih mengancam. Situasi ini membuat pasar global tetap berhati-hati terhadap perkembangan ekonomi dan politik.

Analisis Ahli

Stephen Innes
Momentum pembicaraan dagang yang stagnan tidak akan membuat Fed menjadi dovish karena risiko inflasi dari tarif masih tinggi.