Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Prasasti 2.246 Tahun Ungkap Ekspedisi Rahasia Kaisar Qin untuk Keabadian

Sains
Iklim dan Lingkungan
InterestingEngineering InterestingEngineering
29 Jul 2025
9 dibaca
2 menit
Prasasti 2.246 Tahun Ungkap Ekspedisi Rahasia Kaisar Qin untuk Keabadian

Rangkuman 15 Detik

Penemuan prasasti ini memberikan wawasan baru tentang pencarian keabadian oleh Qin Shi Huang.
Terdapat perdebatan di kalangan akademis mengenai keaslian prasasti dan logistik ekspedisi.
Teknik pahat yang digunakan dalam prasasti sesuai dengan praktik yang dikenal dari era Qin.
Para arkeolog di China berhasil menemukan prasasti batu kuno berusia lebih dari dua ribu tahun yang berada di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet. Prasasti ini menceritakan perjalanan rahasia yang dilakukan atas perintah Kaisar Qin Shi Huang, pendiri Dinasti Qin, untuk mencari ramuan keabadian. Penemuan ini sangat penting karena selama ini perjalanan serupa hanya diketahui terjadi ke arah timur saja. Prasasti yang ditemukan memiliki teknik pahatan khusus yang menggunakan pahat berujung datar serta pengisian dengan bahan cinnabar atau kapur. Kedua teknik ini diketahui memang digunakan pada zaman Dinasti Qin dan setelah itu tidak lagi dipakai sehingga menambah bobot keaslian temuan tersebut. Selain itu, analisis permukaan batu juga menunjukkan prasasti sudah berusia lebih dari 2.000 tahun. Namun, penemuan ini bukan tanpa kontroversi. Beberapa akademisi, salah satunya Xin Deyong dari Universitas Peking, meragukan keaslian prasasti ini. Ia berpendapat bahwa logistik untuk mengirim ekspedisi ke daerah dengan medan berat dan ketinggian ekstrem seperti itu pada waktu itu sangat sulit dilaksanakan, sehingga kemungkinan prasasti ini palsu. Para ahli lain seperti Li Yuelin dari Argonne National Laboratory serta peneliti Zhang Xingkang dan Liu Zhao menyatakan prasasti ini sangat cocok dengan karakteristik zaman Qin, mulai dari gaya tulisan, teknik pahatan hingga tata bahasa yang digunakan, sehingga mereka yakin temuan ini asli dan penting untuk menambah pengetahuan sejarah tentang Kaisar Qin dan obsesinya terhadap keabadian. Penemuan prasasti ini menimbulkan harapan baru dalam dunia arkeologi dan sejarah Tiongkok karena mengungkap aspek tersembunyi pencarian ramuan kehidupan oleh Kaisar Qin. Meskipun masih ada skeptisisme, banyak yang percaya bahwa prasasti ini benar-benar membawa cahaya baru tentang catatan sejarah yang selama ini belum diketahui.

Analisis Ahli

Xin Deyong
Menyatakan prasasti tersebut adalah palsu karena tantangan logistik dan medan yang berat untuk ekspedisi pada masa itu.
Li Yuelin
Meyakini keaslian prasasti berdasarkan teknik pahat dan bahan pengisi yang konsisten dengan prasasti era Qin.
Zhou Xingkang
Mendukung keaslian prasasti dengan analisis cuaca yang menunjukkan usia batu lebih dari 2.000 tahun.
Liu Zhao
Mengklaim tata bahasa dan gaya prasasti cocok dengan dokumen Qin-Han, sehingga sulit dipalsukan.