Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Menghidupkan Kembali Seismoskop Kuno: Detektor Gempa Pertama Dunia

Sains
Fisika dan Kimia
InterestingEngineering InterestingEngineering
27 Jul 2025
224 dibaca
2 menit
Menghidupkan Kembali Seismoskop Kuno: Detektor Gempa Pertama Dunia

Rangkuman 15 Detik

Zhang Heng adalah penemu seismoskop pertama yang dikenal dalam sejarah.
Xu Guodong berusaha merekonstruksi seismoskop kuno menggunakan metode dan bahan dari dinasti Han.
Alat ini menunjukkan pentingnya pengetahuan ilmiah kuno dan kontribusinya terhadap pemahaman gempa bumi.
Para ilmuwan di Tiongkok tertarik untuk meneliti sebuah alat kuno bernama Houfeng Didong Yi, yang diklaim sebagai seismoskop pertama di dunia dan dikembangkan sekitar 2.000 tahun lalu oleh Zhang Heng. Alat ini dikatakan dapat mendeteksi gempa dan menunjukkan arah terjadinya melalui mekanisme unik berupa naga dan katak perunggu. Meski keberadaan dan kecanggihan alat ini sempat diragukan oleh banyak ahli modern, seorang peneliti bernama Xu Guodong dari Institute of Disaster Prevention meneliti ulang teks sejarah dan mencoba merekonstruksi alat tersebut menggunakan prinsip fisika dan teknik modern. Ia memasang pendulum sebagai sensor getaran dan tuas untuk mengoperasikan lepasan bola dari naga ke katak. Rekonstruksi ini dilengkapi dengan sistem penguncian yang hanya memungkinkan satu bola jatuh pada satu waktu, sehingga arah gempa yang tercatat akurat. Alat ini dapat mendeteksi getaran sekecil 0.5 mm, sehingga sensitivitasnya sangat tinggi dibandingkan alat jaman kuno biasa. Menurut catatan sejarah, alat asli yang dibuat pada tahun 132 M sudah membantu mendeteksi gempa yang jaraknya sangat jauh, sekitar 850 km, sebelum orang di ibu kota merasakan gempa tersebut. Penggunaan alat ini juga meningkatkan jumlah pencatatan gempa di Kota Luoyang. Namun, perangkat asli dan desain rinciannya hilang karena perang dan kekacauan di masa lalu. Kini, tim Xu berencana membangun kembali alat tersebut menggunakan teknik dan bahan pada zaman Han, sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan ilmiah Tiongkok kuno yang sudah ada ribuan tahun sebelum ilmu gempa Barat berkembang.

Analisis Ahli

Xu Guodong
Dengan menggabungkan pengetahuan modern dan teknologi kuno, rekonstruksi ini membuktikan bahwa alat tersebut layak secara teknis dan berpotensi meningkatkan pemantauan gempa saat ini.