Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

AI Aeneas Membantu Memahami Prasasti Latin Romawi yang Terfragmentasi

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (7mo ago) artificial-intelligence (7mo ago)
27 Jul 2025
230 dibaca
2 menit
AI Aeneas Membantu Memahami Prasasti Latin Romawi yang Terfragmentasi

Rangkuman 15 Detik

Model AI Aeneas dapat membantu menginterpretasikan inskripsi Romawi yang rusak.
Inskripsi Latin memiliki nilai historis yang tinggi bagi sejarawan.
Kolaborasi antara AI dan ahli sejarah dapat menghasilkan interpretasi yang lebih akurat.
Para arkeolog setiap tahun menemukan banyak prasasti Latin yang terfragmentasi dan sulit untuk dibaca dengan jelas karena kondisi fisik yang rusak. Prasasti ini sangat penting karena menawarkan wawasan langsung tentang kehidupan dan budaya bangsa Romawi kuno. Untuk mengatasi masalah ini, para peneliti mengembangkan model AI generatif yang dinamai Aeneas, yang dapat mempelajari pola dalam fragmen prasasti dan memperkirakan bagian yang hilang. Model ini juga dilatih dengan memasukkan data lokasi, tanggal, dan makna dari ribuan prasasti yang ditemukan. Aeneas menggunakan data dari 176.861 prasasti dengan total sekitar 16 juta karakter dan mampu mengidentifikasi asal daerah prasasti di antara 62 provinsi Romawi serta memperkirakan tanggal pembuatannya secara akurat. Model ini juga dapat membantu mengisi bagian teks yang hilang pada prasasti yang terfragmentasi. Salah satu uji coba model menguji prasasti terkenal, Res Gestae Divi Augusti, dan model berhasil mengidentifikasi fitur bahasa yang sangat halus untuk memperkirakan waktu penciptaannya, menunjukkan kemampuan AI dalam menangkap nuansa sulit yang bahkan dianggap rumit oleh ahli sejarah. Lebih dari 20 sejarawan yang menguji Aeneas melaporkan bahwa model ini sangat berguna sekaligus memberi hasil terbaik bila digunakan bersama keahlian manusia. AI menjadi alat bantu yang mendukung, bukan menggantikan, interpretasi ahli sejarah.

Analisis Ahli

Yannis Assael
Teknologi AI mampu membuka jendela baru bagi pemahaman sejarah dengan mendukung kerja para sejarawan dalam memecahkan kode tulisan kuno yang sebelumnya sulit terjangkau.