Printer 3D Inovatif Ubah Limbah Makanan Jadi Produk Berguna Ramah Lingkungan
Sains
Iklim dan Lingkungan
26 Jul 2025
99 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Printer 3D FOODres.AI mengubah limbah makanan menjadi objek berguna.
Proyek ini berpotensi mengurangi limbah makanan dan mendukung praktik ramah lingkungan.
Penggunaan kecerdasan buatan membuat printer ini mudah diakses bagi semua orang.
Para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) menciptakan printer 3D khusus bernama FOODres.AI yang menggunakan limbah makanan sebagai bahan baku. Printer ini dapat mengubah sisa makanan seperti kulit telur, ampas kopi, dan kulit pisang menjadi barang berguna seperti cangkir kopi dan mangkuk kecil. Hal ini menjadi terobosan dalam mengatasi masalah limbah makanan yang berdampak pada lingkungan.
Pengguna cukup mengambil foto limbah makanan menggunakan aplikasi pendamping yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk mengenali jenis limbah tersebut. Aplikasi kemudian akan menyarankan berbagai objek yang bisa dicetak dari limbah tersebut, seperti alat makan atau desain khusus. Proses pencetakan dilakukan dengan menambahkan bahan alami untuk membuat pasta bioplastik yang dapat dicetak menggunakan printer 3D.
Printer FOODres.AI menggunakan sistem ekstruder tiga sumbu yang dipanaskan untuk membentuk objek sesuai pilihan pengguna. Cara penggunaannya yang sederhana memungkinkan siapa saja, termasuk pemula dalam teknologi 3D printing, untuk membuat barang dari limbah makanan cukup dengan menekan satu tombol.
Teknologi ini memiliki potensi besar untuk mengurangi limbah makanan yang sangat banyak di Amerika Serikat. Dengan mengubah limbah menjadi produk berguna dalam lingkup rumah tangga atau komunitas, printer ini menciptakan sistem daur ulang tertutup yang mendorong praktik ramah lingkungan secara aktif.
Selain untuk kebutuhan rumah tangga, teknologi ini masuk dalam tren yang lebih luas yaitu 3D printing berbasis makanan dan material ramah lingkungan yang juga diaplikasikan untuk bidang medis dan makanan. Proyek percontohan akan dimulai di Cambridge dengan target mengurangi limbah makanan hingga jutaan pon dan membantu ribuan keluarga.
Analisis Ahli
Biru Cao
Teknologi ini bukan hanya solusi teknis, tetapi juga cara melibatkan masyarakat secara aktif dalam pengelolaan limbah yang berkelanjutan melalui alat yang mudah digunakan.EPA Representative
Mengurangi limbah makanan di rumah tangga adalah langkah penting dalam mengatasi emisi gas rumah kaca, dan inovasi seperti FOODres.AI Printer dapat menjadi bagian dari solusi nasional.

