Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Inovasi Pelapis Tahan Minyak dan Air Tanpa Risiko PFAS Berbahaya

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (8mo ago) climate-and-environment (8mo ago)
26 Jul 2025
75 dibaca
1 menit
Inovasi Pelapis Tahan Minyak dan Air Tanpa Risiko PFAS Berbahaya

Rangkuman 15 Detik

Inovasi baru dapat menawarkan alternatif yang lebih aman untuk bahan kimia berbahaya seperti PFAS.
Metode nanoscale fletching menunjukkan potensi dalam meningkatkan kinerja bahan non-stick tanpa risiko akumulasi dalam tubuh.
Kolaborasi dengan industri diperlukan untuk mengembangkan dan memasarkan produk yang ramah lingkungan.
PFAS adalah bahan kimia yang banyak digunakan dalam berbagai produk tahan air dan minyak, namun bahan ini sulit terurai dan berbahaya bagi kesehatan serta lingkungan. Untuk itu, para peneliti di University of Toronto mengembangkan alternatif yang lebih aman. Mereka menggunakan silikon atau PDMS sebagai bahan dasar karena sifatnya yang ramah biologi, meskipun silikon sendiri kurang efektif dalam menolak minyak dibandingkan PFAS tradisional. Canggihnya, mereka menambahkan molekul PFAS terpendek pada ujung rantai pendek PDMS dalam teknik yang disebut nanoscale fletching, sehingga menciptakan permukaan yang sangat efektif menolak minyak dan air. Pengujian menunjukkan bahwa produk baru ini memiliki kemampuan yang sama dengan pelapis PFAS komersial, tapi jauh lebih aman karena menggunakan PFAS paling pendek yang tidak menumpuk di tubuh manusia. Tim peneliti berharap dapat menggandeng produsen untuk memproduksi secara massal dan berharap suatu saat bisa menciptakan bahan pelapis yang bisa mengalahkan Teflon tanpa perlu menggunakan PFAS sama sekali.

Analisis Ahli

Kevin Golovin
Penggunaan PFAS berantai pendek adalah kompromi terbaik saat ini untuk mengurangi risiko bioakumulasi sambil mempertahankan fungsi pelapis. Ini adalah langkah strategis menuju eliminasi penuh PFAS yang lebih berbahaya di masa depan.