AI summary
Teknologi laser ultrafast memiliki potensi besar untuk aplikasi pertahanan dan sipil. Perintah berhenti kerja mengganggu kemajuan penelitian yang sudah berjalan selama bertahun-tahun. Pentingnya pendidikan dan pengembangan mahasiswa yang terlibat dalam penelitian teknologi laser untuk masa depan. Para ilmuwan di Amerika Serikat bekerja mengembangkan teknologi laser ultracepat yang dapat menghasilkan semburan cahaya sangat kuat dalam waktu sangat singkat. Teknologi ini berpotensi digunakan untuk pertahanan nasional dan banyak aplikasi lain, seperti mendeteksi gas berbahaya dan membantu penelitian ilmiah.Tim riset di Cornell Engineering, dipimpin oleh Jeffrey Moses dan Frank Wise, merancang eksperimen penting untuk membuktikan kemampuan teknologi ini, khususnya untuk mengubah sinar laser dari inframerah dekat menjadi inframerah tengah dengan efisiensi tinggi.Namun, eksperimen tersebut terhenti karena perintah penghentian kerja, yang juga mengancam masa depan dana hibah penelitian. Hal ini membuat para peneliti tidak dapat mencapai tujuan utama mereka dan menghambat kemajuan teknologi yang penting untuk pertahanan.Pengembangan teknologi laser ini juga memiliki manfaat besar di bidang non-militer, termasuk deteksi gas rumah kaca, terapi medis, dan studi ilmu fisika, biologi, serta kimia. Kehilangan kesempatan ini juga berarti hilangnya peluang pendidikan untuk mahasiswa yang terlibat.Moses berharap agar perintah penghentian ini segera dicabut agar proyek dapat dilanjutkan dan hasilnya dapat benar-benar bermanfaat bagi pertahanan dan berbagai bidang ilmiah lainnya di masa depan.
Penghentian mendadak eksperimen ini sangat merugikan karena ilmu yang sudah mendekati terobosan tidak dapat direalisasikan dan dapat membuang potensi sumber daya serta waktu berharga. Pemerintah seharusnya lebih cermat dalam mendukung penelitian inovatif yang dapat memberikan keunggulan teknologi strategis bagi pertahanan dan kemajuan sains.