Pandemi COVID-19 Mempercepat Penuaan Otak Tanpa Infeksi Virus
Sains
Neurosains and Psikologi
22 Jul 2025
125 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penuaan otak lebih cepat terjadi pada individu selama pandemi COVID-19, terlepas dari infeksi.
Kesehatan mental dan neurologis dipengaruhi oleh lingkungan sehari-hari, bukan hanya oleh penyakit.
Penelitian ini menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap kesehatan mental selama masa krisis seperti pandemi.
Penelitian terbaru menemukan bahwa selama pandemi COVID-19, otak orang sehat mengalami percepatan penuaan lebih cepat dibandingkan sebelum pandemi. Hal ini terjadi bahkan pada mereka yang tidak terinfeksi virus SARS-CoV-2 sendiri.
Peningkatan proses penuaan otak ini paling jelas terlihat pada kelompok usia yang lebih tua, laki-laki, dan individu dari latar belakang ekonomi kurang beruntung. Namun, penurunan dalam kemampuan berpikir hanya terdeteksi pada orang yang pernah terinfeksi virus COVID-19.
Para peneliti menggunakan metode pembelajaran mesin untuk menganalisis ribuan pemindaian otak dari peserta studi UK Biobank. Mereka membandingkan usia otak yang diprediksi dengan usia kronologis peserta sebelum dan selama pandemi.
Hasilnya menunjukkan otak peserta yang menjalani pemindaian selama pandemi memiliki usia yang secara efektif 5,5 bulan lebih tua dibandingkan mereka yang hanya menjalani pemindaian sebelum pandemi, terlepas dari status infeksi mereka.
Penemuan ini menegaskan pentingnya lingkungan dan kondisi sosial selama pandemi dalam memengaruhi kesehatan otak dan fungsi mental, serta menimbulkan pertanyaan apakah efek ini bisa dipulihkan setelah pandemi berakhir.
Analisis Ahli
Mahdi Moqri
Pandemi secara menyeluruh berdampak serius pada kesehatan mental dan neurologis, dan ini menggarisbawahi pentingnya lingkungan hidup kita dalam menentukan kesehatan otak.Ali-Reza Mohammadi-Nejad
Lingkungan selama pandemi, seperti isolasi sosial dan tekanan psikologis, mungkin berkontribusi besar pada percepatan penuaan otak, sehingga tidak hanya virus itu sendiri yang memengaruhi kesehatan otak.

