Remaja 16 Tahun Kritis Setelah Diet Ekstrem Hanya Sayur dan Obat Pencahar
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
22 Jul 2025
259 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Diet ekstrem dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, termasuk kematian.
Penting untuk menjaga keseimbangan gizi dalam pola makan.
Remaja harus lebih berhati-hati dalam upaya menurunkan berat badan untuk menghindari risiko kesehatan.
Seorang remaja perempuan berusia 16 tahun dari Provinsi Hunan, Cina, jatuh dalam kondisi kritis akibat mencoba menjalani diet ekstrem selama dua minggu. Ia hanya mengonsumsi sedikit sayuran dan memakai obat pencahar dalam upaya menurunkan berat badan agar bisa mengenakan gaun ulang tahun baru.
Setelah dua minggu menjalani diet tersebut, Mei tiba-tiba kehilangan kekuatan di seluruh anggota tubuh dan mengalami kesulitan bernapas, sehingga harus segera dirawat di rumah sakit.
Pemeriksaan medis menunjukkan bahwa kadar kalium dalam darahnya turun sangat drastis, kondisi ini dikenal dengan istilah hipokalemia serius, yang bisa berbahaya dan mengancam nyawa.
Dokter yang menangani Mei menjelaskan bahwa pola makan yang tidak seimbang dan dehidrasi akibat konsumsi obat pencahar dapat menyebabkan penurunan kadar kalium dalam tubuh, yang penting untuk fungsi otot dan jantung.
Karena kondisi serius yang dialami Mei, ia harus menjalani prosedur medis darurat selama 12 jam untuk menyelamatkan nyawanya dan mengembalikan kondisi kalium dalam tubuhnya ke tingkat normal.
Analisis Ahli
Dr. Maria Santoso, Spesialis Gizi Klinik
Hipokalemia akibat diet tidak seimbang adalah masalah serius yang bisa menyebabkan kegagalan fungsi jantung dan otot. Pendidikan gizi yang baik dan pemantauan profesional sangat penting untuk menghindari risiko kesehatan yang fatal.Prof. Agus Setiawan, Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Penggunaan obat pencahar tanpa pengawasan medis berisiko menyebabkan dehidrasi dan gangguan elektrolit serius. Orang tua dan sekolah harus aktif memperhatikan pola makan dan kesejahteraan remaja.
