Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tarif Impor AS dan Dampaknya: Harga iPhone di Indonesia Tetap Stabil

Bisnis
Marketing
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
21 Jul 2025
199 dibaca
2 menit
Tarif Impor AS dan Dampaknya: Harga iPhone di Indonesia Tetap Stabil

Rangkuman 15 Detik

Tarif impor yang dikenakan oleh AS berdampak pada perdagangan internasional.
Apple berupaya diversifikasi produksi untuk menghadapi konflik geopolitik.
Fasilitas produksi iPhone di India berfokus pada pasar AS secara eksklusif.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenakan tarif impor sebesar 19% untuk produk dari Indonesia, sebagai bagian dari kebijakan perdagangan yang ketat. Namun, AS juga memberikan pembebasan tarif 0% untuk sejumlah produk asal negara itu. Kebijakan ini memengaruhi berbagai industri, termasuk teknologi. Harga jual iPhone di Indonesia dipastikan tidak berubah walaupun terjadi perubahan tarif impor dari pihak AS. Hal ini karena iPhone bukan termasuk produk yang mendapatkan pembebasan tarif dan sebagian besar produksi iPhone berasal dari China melalui Foxconn. Foxconn, perusahaan utama yang memproduksi iPhone, mengoperasikan sebagian besar fasilitasnya di China, sekitar 80%. Namun, ketegangan geopolitik antara AS dan China serta ancaman tarif impor tinggi membuat Apple mulai mengalihkan produksi ke India sebagai bagian dari strategi diversifikasi fasilitas produksi. Produksi iPhone di India kini difokuskan untuk memenuhi permintaan pasar Amerika Serikat secara eksklusif. Selama Maret hingga Mei 2025, Foxconn mengekspor iPhone senilai 3,2 miliar dolar AS dari India, dengan 97% dari ekspor tersebut dikirim ke AS. Perbandingan dengan tahun sebelumnya menunjukkan bahwa pada periode yang sama di 2024, hanya sekitar 50,3% ekspor iPhone dari India yang menuju AS. Ini menandakan adanya kenaikan signifikan dan perubahan fokus produksi dari India setelah kebijakan tarif baru diberlakukan.

Analisis Ahli

Tim Cook
Diversifikasi produksi adalah keharusan di tengah dinamika politik global, India memiliki potensi besar untuk menjadi basis produksi utama.
Paul Krugman
Tarif perdagangan bisa melambungkan biaya produk, tapi perusahaan besar seperti Apple biasanya sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi risiko tersebut.