Analis Legendaris Prediksi Dogecoin Bisa Naik 80% Dalam Dua Bulan
Finansial
Mata Uang Kripto
19 Jul 2025
226 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Dogecoin mengalami kenaikan harga yang signifikan dalam waktu singkat.
Pola double bottom dapat menjadi indikator perubahan tren harga yang positif.
Beberapa perusahaan mulai membeli Dogecoin untuk menambah aset mereka.
Dogecoin, koin meme yang pernah populer berkat dukungan Elon Musk, telah mengalami kenaikan harga lebih dari 10% dalam tujuh hari terakhir. Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan kenaikan besar di pasar cryptocurrency, khususnya Bitcoin yang mencetak rekor baru pada minggu ini.
Pola grafik harga Dogecoin menunjukkan pembentukan pola 'double bottom', sebuah pola yang sering dianggap sebagai sinyal pembalikan tren bullish setelah masa penurunan. Jika pola ini benar, harga Dogecoin diperkirakan bisa melonjak hingga mencapai Rp 701.40 ribu ($0,42) pada bulan September mendatang.
Salah satu faktor pendorong kenaikan ini adalah aktivitas whales, yakni investor besar yang membeli lebih dari 1 miliar token Dogecoin dalam waktu singkat, hanya dalam 48 jam terakhir. Hal ini menunjukkan adanya minat besar dari para pelaku pasar besar terhadap koin ini.
Dogecoin yang diluncurkan pada tahun 2013 sebagai parodi dari Bitcoin mulai mendapatkan perhatian dari beberapa perusahaan. Misalnya, Bit Origin telah mulai menambahkan Dogecoin ke dalam neraca keuangan perusahaan mereka, menjadi salah satu cara baru perusahaan mengadopsi aset kripto.
Meskipun harga Dogecoin saat ini masih jauh di bawah rekor tertingginya, peluang untuk kenaikan signifikannya terbuka lebar jika analisis pola harga dan pembelian besar oleh investor institusional benar. Ini menjadikan Dogecoin pantas diperhatikan dalam pasar cryptocurrency saat ini.
Analisis Ahli
Ali Martinez
Pola double bottom yang terbentuk pada grafik harga Dogecoin menunjukkan sinyal pembalikan tren yang bullish, mengindikasikan potensi kenaikan harga dalam waktu dekat.