Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Microsoft Akan Tanda Tangani Kode AI Uni Eropa, Meta Menolak Aturan Baru

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (8mo ago) artificial-intelligence (8mo ago)
19 Jul 2025
283 dibaca
2 menit
Microsoft Akan Tanda Tangani Kode AI Uni Eropa, Meta Menolak Aturan Baru

Rangkuman 15 Detik

Microsoft menunjukkan dukungan untuk kepatuhan terhadap regulasi kecerdasan buatan Uni Eropa.
Meta mengungkapkan kekhawatiran tentang dampak negatif dari kode praktik terhadap pengembangan AI.
Regulasi ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan mendorong transparansi dalam pengembangan model AI.
Uni Eropa telah memberlakukan aturan baru terkait kecerdasan buatan bernama AI Act sejak Juni 2024 untuk mengatur penggunaan dan pengembangan AI agar lebih aman dan sesuai hukum. Sebagai bagian dari aturan ini, dibuatlah sebuah kode etik sukarela yang bertujuan membantu perusahaan mematuhi aturan tersebut dengan memberikan kepastian hukum. Kode etik ini mengharuskan perusahaan yang menandatanganinya untuk memberikan ringkasan data yang digunakan dalam pelatihan model AI mereka serta memiliki kebijakan yang mengacu pada hukum hak cipta Uni Eropa. Hal ini dilakukan demi menjaga transparansi dan menghormati hak cipta dalam pengembangan AI generatif. Microsoft kemungkinan besar akan menandatangani kode etik itu karena ingin mendukung kerjasama yang baik dengan badan regulator AI Uni Eropa. Presiden Microsoft Brad Smith mengatakan bahwa mereka masih mempelajari dokumen tersebut namun menyambut baik keterlibatan langsung dengan pengatur AI di Eropa. Sementara itu, Meta Platforms menolak menandatangani kode tersebut dengan alasan adanya ketidakpastian hukum yang ditimbulkan dan merasa bahwa aturan ini terlalu mengekang pengembangan teknologi AI di Eropa. Pernyataan ini juga didukung oleh 45 perusahaan Eropa yang khawatir kode ini dapat menghambat bisnis dan inovasi mereka. Selain Microsoft dan Meta, perusahaan lain seperti OpenAI dan Mistral sudah menandatangani kode tersebut. Kode etik ini menjadi bagian penting dalam upaya Eropa mengatur kecerdasan buatan demi keseimbangan antara inovasi dan perlindungan hak-hak legal.

Analisis Ahli

Brad Smith
Menganggap keterlibatan langsung dengan regulator sebagai langkah positif untuk mendukung perkembangan industri AI yang bertanggung jawab.
Joel Kaplan
Mengkritik regulasi yang dianggap melebihi cakupan AI Act, menimbulkan ketidakpastian hukum dan hambatan bagi pengembangan teknologi.