Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tanaman Dan Ngengat Berkomunikasi Lewat Suara Ultrasonik Untuk Bertahan Hidup

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
16 Jul 2025
1417 dibaca
1 menit
Tanaman Dan Ngengat Berkomunikasi Lewat Suara Ultrasonik Untuk Bertahan Hidup

TLDR

Tanaman dapat berkomunikasi dengan serangga melalui suara ultrasonik.
Ngengat menggunakan sinyal distress dari tanaman untuk memilih lokasi bertelur.
Penemuan ini membuka peluang baru dalam pengelolaan kesehatan tanaman dan pengendalian hama.
Penelitian baru dari Universitas Tel Aviv mengungkap bahwa tanaman tomat yang stres akibat kekurangan air menghasilkan suara ultrasonik yang tidak dapat didengar manusia. Namun suara ini dapat dideteksi oleh serangga seperti ngengat.Ngengat betina menggunakan suara ultrasonik tersebut sebagai petunjuk untuk memilih tanaman yang sehat sebagai tempat bertelur. Mereka cenderung menghindari tanaman yang memancarkan suara stres karena kemungkinan tanaman itu tidak akan mendukung kelangsungan hidup larva.Para peneliti memvalidasi hal ini dengan mengadakan percobaan dimana dua tanaman tomat sehat disediakan, salah satunya dipasangi pengeras suara yang memutar suara ultrasonik dari tanaman kering. Ngengat kemudian memilih tanaman yang tidak memiliki suara stres.Temuan ini menjadi bukti pertama bahwa ada interaksi komunikasi lewat suara antara tanaman dan serangga. Hal ini bisa membuka jalur baru dalam mempelajari komunikasi alam dan bermanfaat dalam mengelola kesehatan tanaman serta mengendalikan hama secara alami.Meski suara ultrasonik ini tidak bisa didengar oleh manusia, banyak serangga dan beberapa mamalia seperti kelelawar dapat merasakan dan menggunakan informasi ini dalam perilaku mereka, menandakan pentingnya sinyal ini dalam ekosistem.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.