Meteorit Mars Terbesar Terjual Rp 86 Miliar, Antara Ilmu dan Koleksi
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
19 Jul 2025
94 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Meteorit NWA 16788 merupakan meteorit Mars terbesar yang pernah ditemukan dan terjual dengan harga tinggi.
Penemuan meteorit ini memberikan kesempatan untuk penelitian lebih lanjut tentang Mars.
Ada perdebatan antara ilmuwan mengenai kepemilikan meteorit dan akses untuk penelitian publik.
Sebuah meteorit Mars bernama NWA 16788 yang ditemukan di Agadez, Niger, berhasil terjual seharga Rp 88.51 miliar (US$5,3 juta) atau sekitar Rp 86,4 miliar dalam lelang Sotheby's di New York. Meteorit ini sangat besar dan langka, beratnya mencapai 24,5 kilogram, jauh lebih besar dibandingkan meteorit Mars lainnya yang pernah ditemukan di Bumi.
Meteorit ini diperkirakan terangkat dari permukaan Mars akibat hantaman asteroid yang kuat dan kemudian meluncur melewati atmosfer Bumi, menghasilkan kerak kaca di permukaannya. Penemuan ini penting untuk ilmu pengetahuan karena memberikan bukti nyata dari planet Mars, yang dapat membantu para ilmuwan mempelajari planet merah tersebut lebih baik.
Meski penjualan meteorit ini menarik perhatian, ada kekhawatiran mengenai nasibnya. Beberapa ahli berpendapat seharusnya meteorit ini disimpan di museum agar bisa dipelajari oleh publik dan peneliti. Namun, ada juga pendapat yang menjelaskan bahwa pasar koleksi meteorit sebenarnya membantu mendorong penemuan dan pengumpulan benda-benda luar angkasa tersebut untuk penelitian yang lebih luas.
Sampel referensi dari meteorit tersebut sudah disimpan di Observatorium Gunung Ungu di Cina sehingga ilmu pengetahuan tetap bisa berkembang meskipun meteorit aslinya dimiliki kolektor pribadi. Penjualan ini juga menjadi contoh bagaimana benda luar angkasa bernilai tinggi bisa menjadi bagian dari pasar koleksi dan penelitian secara bersamaan.
Kejadian ini mengingatkan akan pentingnya keseimbangan antara kepentingan ilmu pengetahuan dan koleksi pribadi terhadap benda langka dari luar angkasa. Meteor ini memperlihatkan potensi besar untuk ilmu pengetahuan sambil menimbulkan perdebatan tentang pengelolaan dan akses atas benda luar angkasa yang sangat berharga.
Analisis Ahli
Steve Brusatte
Meteorit ini lebih baik dipajang di museum agar dapat dipelajari dan dinikmati publik daripada hilang di koleksi pribadi.Julia Cartwright
Pasar meteorit mendorong penemuan dan pengumpulan, sehingga memperkuat ilmu pengetahuan melalui 'hubungan simbiosis' antara peneliti dan kolektor.
