AI summary
ChatGPT Agent menawarkan kemudahan dalam menyelesaikan tugas-tugas kompleks, tetapi memiliki keterbatasan dalam eksekusi langsung. Pengguna harus bersiap untuk menunggu lama saat menggunakan ChatGPT Agent, karena kecepatannya yang lambat. Meskipun ChatGPT Agent dapat memberikan rekomendasi yang baik, ia tidak dapat diandalkan untuk melakukan transaksi keuangan atau pembelian secara langsung. OpenAI baru saja meluncurkan ChatGPT Agent, sebuah alat AI baru yang dirancang untuk menyelesaikan tugas-tugas rumit secara otomatis menggunakan "virtual computer" miliknya sendiri. Meskipun alat ini terdengar menjanjikan, dalam praktiknya performanya masih lambat dan kadang bermasalah saat menjalankan beberapa tugas kompleks.Salah satu contoh penggunaan yang diuji adalah mencari lampu vintage bergaya Jepang di situs Etsy. ChatGPT Agent menghabiskan waktu hampir satu jam untuk melakukan pencarian, menyaring hasil, dan mengklaim sudah menambahkan item ke keranjang belanja pengguna. Namun, kenyataannya item tersebut tidak masuk ke keranjang di akun pengguna karena agen ini bekerja dengan komputer virtual terpisah.Agent ini juga tidak dapat melakukan tugas yang berhubungan dengan transaksi keuangan yang sensitif seperti mentransfer uang antar rekening bank. Meskipun bisa membantu belanja barang sehari-hari seperti bunga atau kebutuhan rumah tangga, kemampuan ChatGPT Agent dalam menyelesaikan pembayaran atau memasukkan data pengguna sangat terbatas dan memerlukan keterlibatan langsung pengguna.Dalam pengujian pembelian bunga untuk teman, ChatGPT Agent berhasil memberi rekomendasi dan memilih opsi terbaik berdasarkan harga dan ukuran, bahkan bisa membantu merangkai pesan yang personal. Namun, ia tidak dapat melakukan pemesanan secara otomatis dan hanya bisa membimbing pengguna agar bisa melakukan langkah itu sendiri.Kesimpulannya, ChatGPT Agent adalah kemajuan penting di dunia agen AI, terutama dalam mengumpulkan informasi dan memberikan panduan. Meski demikian, karena keterbatasan teknis seperti tidak bisa mengakses akun pengguna dan memasukkan data pembayaran, pengguna masih harus melakukan banyak langkah penting secara manual, membuatnya belum sepenuhnya memenuhi janji sebagai asisten virtual yang sepenuhnya dapat diandalkan.
ChatGPT Agent adalah tonggak awal penting dalam asisten AI otomatis yang bisa mengerjakan tugas rumit, tapi keterbatasan teknis membuatnya lebih mirip asisten otomatis terbatas daripada ekstensi penuh dari pengguna. Kecepatan yang lambat dan ketidakmampuan melakukan eksekusi transaksi langsung menghadirkan tantangan besar dalam adopsi praktisnya saat ini.