CEO Nvidia Puji AI China dan Sambut Pelonggaran Ekspor Chip ke Negeri Tirai Bambu
Teknologi
Kecerdasan Buatan
17 Jul 2025
91 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Nvidia mengakui kontribusi penting China dalam penelitian AI.
Model AI open-source dari China dianggap sebagai pendorong kemajuan global.
Jensen Huang berharap dapat melanjutkan ekspor chip ke China, yang dapat meningkatkan pendapatan Nvidia secara signifikan.
Jensen Huang, CEO Nvidia, mengunjungi Beijing dan bertemu dengan para pemimpin teknologi dan politik China. Ia memuji kontribusi riset AI China yang sangat membantu kemajuan teknologi secara global.
Dalam acara International Supply Chain Expo, Huang berbincang dengan Wang Jian, mantan eksekutif Alibaba. Mereka membahas peran penting model AI open-source yang dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan China seperti DeepSeek dan Baidu.
Huang menegaskan bahwa riset AI DeepSeek sangat berkualitas tinggi dan para peneliti China memimpin jumlah publikasi ilmiah di bidang AI, membawa dampak positif bagi seluruh dunia.
Ketegangan perdagangan teknologi mulai mencair setelah pemerintahan Trump mengizinkan ekspor chip H20 milik Nvidia ke China. Kebijakan ini merupakan perubahan besar yang dapat meningkatkan pendapatan Nvidia.
Nvidia berharap mendapatkan lisensi ekspor chip tersebut segera, sehingga dapat memenuhi pesanan yang sebelumnya batal akibat pembatasan. Langkah ini dianggap sebagai dorongan besar bagi kerja sama teknologi antara AS dan China.
Analisis Ahli
Kai-Fu Lee
Kolaborasi global dalam AI sangat penting untuk kemajuan teknologi, dan model open-source Tiongkok akan mendorong lebih banyak inovasi dan akses yang lebih luas di seluruh dunia.
