Nvidia Puji AI Terbuka China sebagai Pendorong Kemajuan Dunia
Teknologi
Kecerdasan Buatan
16 Jul 2025
80 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Kemajuan AI sumber terbuka di China memberi dampak positif pada inovasi global.
Nvidia berkomitmen untuk berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan China dalam pengembangan AI.
Chip H20 dari Nvidia akan kembali diekspor ke China setelah mendapatkan izin dari pemerintah AS.
Nvidia, perusahaan desain chip asal Amerika Serikat, menyambut kemajuan pesat kecerdasan buatan yang dikembangkan secara terbuka oleh perusahaan-perusahaan teknologi besar di China. Model bahasa besar yang dibuat oleh DeepSeek, Alibaba, Tencent, MiniMax, dan Baidu dianggap kelas dunia.
CEO Nvidia, Jensen Huang, menilai AI sumber terbuka China sebagai katalis bagi kemajuan global. Dia mengatakan bahwa kemajuan ini memberi peluang semua negara dan industri untuk ikut serta dalam revolusi AI yang sedang berlangsung.
Dalam upaya mendukung perkembangan tersebut, Nvidia akan melanjutkan pengiriman chip yang dibuat khusus untuk pasar China, yaitu chip H20, setelah mendapat jaminan lisensi dari pemerintah Amerika Serikat untuk ekspor.
Jensen Huang juga sudah melakukan tiga kunjungan ke Beijing pada tahun ini dan kali ini hadir sebagai tamu kehormatan pada acara China International Supply Chain Expo. Kehadirannya menandai komitmen kuat Nvidia untuk berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan China.
Meskipun chip H20 yang dikirim ke China memiliki performa lebih rendah dibanding chip utama Nvidia, langkah ini dianggap penting dalam memperkuat hubungan teknologi antara dua negara besar dan mendukung perkembangan AI secara global.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Kemajuan AI di China sangat penting bagi ekosistem AI global karena mempercepat inovasi dan mendorong diversifikasi teknologi di berbagai negara.Kai-Fu Lee
Kolaborasi antara Amerika Serikat dan China dalam AI, meskipun sulit secara geopolitik, dapat membawa manfaat besar jika dikelola dengan baik dan bisa menjadi dasar bagi kemajuan teknologi yang lebih inklusif.

