AI summary
Intel mengakui bahwa mereka tidak dapat mengejar ketertinggalan di pasar pelatihan AI. Pasar inferensi AI mungkin menawarkan peluang lebih besar bagi Intel di masa depan. Perusahaan harus beradaptasi dengan tren model AI yang lebih kecil dan efisien untuk tetap bersaing. Intel awalnya berambisi untuk bersaing dengan Nvidia dalam pasar chip AI khususnya pelatihan AI, namun kegagalan karena perangkat lunak yang belum matang dan arsitektur yang tidak familiar membuat upaya itu gagal. Proyek Falcon Shores yang akan menggantikan chip Gaudi 3 juga dibatalkan.CEO Intel, Lip-Bu Tan, mengakui dalam pertemuan internal bahwa terlalu terlambat untuk mengejar Nvidia di pasar pelatihan AI. Nvidia memiliki posisi pasar yang sangat kuat dengan GPU data center terkuat dan banyak digunakan dalam pelatihan model AI besar.Intel kini berfokus pada pasar inferensi AI, di mana chip digunakan untuk menjalankan model AI yang sudah dilatih. Pasar inferensi ini dianggap lebih besar dalam jangka panjang, terutama untuk model AI kecil yang bisa berjalan di hardware yang lebih murah.Selain itu, Intel ingin menangkap potensi pertumbuhan AI agentic, yang melibatkan penggunaan AI secara mandiri dalam perangkat seperti PC dan edge data center. Beberapa perusahaan seperti IBM juga mengembangkan model AI kecil yang bisa dijalankan di GPU konsumen yang lebih murah.Meski begitu, keberhasilan Intel di pasar inferensi AI membutuhkan waktu dan usaha karena mereka harus beradaptasi dan membangun ekosistem yang tepat. Investor juga disarankan untuk mempertimbangkan opsi lain karena Intel belum masuk dalam daftar saham terbaik saat ini menurut analis The Motley Fool.
Intel sebenarnya sudah terlambat masuk ke pasar pelatihan AI, sehingga mengalihkan fokus ke inference adalah langkah realistis namun penuh tantangan karena banyak pemain lain juga berkompetisi di segmen ini. Untuk bisa bersaing, Intel harus cepat berinovasi dalam chip yang hemat energi dan terjangkau sambil memanfaatkan jaringan luasnya di PC dan edge computing.