Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bank Besar dan Perusahaan Finansial Bersiap Hadapi Era Stablecoin di Amerika

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (8mo ago) cryptocurrency (8mo ago)
16 Jul 2025
59 dibaca
2 menit
Bank Besar dan Perusahaan Finansial Bersiap Hadapi Era Stablecoin di Amerika

Rangkuman 15 Detik

JPMorgan dan Citi berencana untuk lebih terlibat dalam pengembangan stablecoin.
GENIUS Act yang sedang dipertimbangkan oleh Kongres dapat membuka peluang bagi perusahaan swasta untuk menerbitkan stablecoin.
Mastercard mengakui potensi stablecoin tetapi menyatakan bahwa mereka masih belum siap untuk menjadi alat pembayaran sehari-hari.
JPMorgan Chase, salah satu bank terbesar dunia, mengumumkan rencana untuk lebih aktif dalam penggunaan dan pengembangan stablecoin, yang merupakan aset kripto dengan nilai yang dipatok pada mata uang seperti dolar AS. CEO Jamie Dimon menegaskan pentingnya memahami teknologi ini untuk tetap relevan di era pembayaran digital. Selain JPMorgan, bank besar lain seperti Citi juga tertarik dengan stablecoin. CEO Jane Fraser menyampaikan bahwa Citi sedang mempertimbangkan untuk menerbitkan stablecoin sendiri sebagai cara untuk menarik lebih banyak klien dan menciptakan layanan keuangan yang lebih modern dan efisien. Mastercard, meskipun tidak menerbitkan stablecoin sendiri, memainkan peran penting dengan menjadi perantara bagi perusahaan yang mengirimkan stablecoin, seperti Circle. Mereka menyadari potensi besar teknologi stablecoin, termasuk kecepatan transaksi dan biaya lebih rendah dibandingkan metode pembayaran tradisional. Di sisi regulasi, Kongres Amerika Serikat sedang mempertimbangkan GENIUS Act, sebuah undang-undang yang memungkinkan perusahaan swasta untuk menerbitkan stablecoin. Jika disetujui, hal ini bisa membuka peluang baru untuk perusahaan raksasa seperti Walmart dan Amazon yang ingin mengurangi biaya transaksi kartu kredit. Meski potensi stablecoin sangat besar, para eksekutif perbankan dan teknologi mengingatkan bahwa masih diperlukan pengembangan lebih lanjut agar stablecoin dapat digunakan sebagai alat pembayaran utama dalam kehidupan sehari-hari.

Analisis Ahli

Jorn Lambert
Teknologi stablecoin memiliki potensi besar karena kecepatan, ketersediaan 24/7, biaya rendah, dan fitur mutakhir, namun kebutuhan integrasi regulasi dan ekosistem pembayaran yang efektif masih menjadi tantangan utama.