Malaysia Perketat Kontrol Ekspor Chip AI AS Cegah Penyelundupan ke China
Teknologi
Kecerdasan Buatan
15 Jul 2025
12 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Malaysia memperketat pengawasan terhadap ekspor chip AI asal AS.
Ada kekhawatiran tentang penyelundupan chip AI ke China.
Pemerintah AS sedang merumuskan aturan baru untuk membatasi ekspor teknologi ke negara tertentu.
Malaysia baru-baru ini mengumumkan aturan baru yang mengharuskan individu dan perusahaan melaporkan rencana ekspor chip AI asal Amerika Serikat paling lambat 30 hari sebelumnya. Langkah ini diambil untuk mencegah penyelundupan chip canggih ke China yang selama ini terjadi lewat jalur tidak resmi.
Dalam beberapa bulan terakhir, kasus penyelundupan chip AI ke China semakin marak, termasuk metode unik seperti menyembunyikan chip dalam prostetik bayi dan pengiriman bersama lobster hidup. Hal ini dilaporkan oleh Anthropic dan menunjukkan tingkat keparahan dan kreatifitas jaringan penyelundup.
Pemerintah Malaysia menegaskan komitmennya untuk melawan segala bentuk perdagangan ilegal dan pelanggaran prosedur ekspor dengan memberlakukan hukuman tegas. Kebijakan ini sejalan dengan upaya Amerika Serikat yang juga sedang mendorong pembatasan ekspor chip AI ke negara-negara seperti Malaysia dan Thailand.
Administrasi Trump diketahui sedang merancang aturan baru yang memperketat kontrol ekspor chip AI dari perusahaan seperti Nvidia. Meski belum ada pengumuman resmi, langkah ini bertujuan mengurangi akses China terhadap teknologi chip canggih yang penting untuk pengembangan AI.
Selain itu, Departemen Perdagangan AS sedang menyiapkan aturan ekspor AI chip baru setelah mencabut aturan AI Diffusion dari pemerintahan Biden pada bulan Mei. Semua ini menunjukkan peningkatan perhatian global terhadap kontrol teknologi AI demi alasan keamanan nasional dan persaingan teknologi.
Analisis Ahli
Dr. Andi Prasetyo (Ahli Kebijakan Teknologi)
Langkah Malaysia penting dan tepat sebagai bagian dari koalisi global yang memperkuat kontrol teknologi strategis. Namun, tanpa pengawasan ketat dan kerja sama intelijen yang lebih dalam, celah penyelundupan tetap sulit dihilangkan.
