Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Starlink Hentikan Pendaftaran Baru di Indonesia Karena Kapasitas Habis

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (8mo ago) astronomy-and-space-exploration (8mo ago)
14 Jul 2025
38 dibaca
2 menit
Starlink Hentikan Pendaftaran Baru di Indonesia Karena Kapasitas Habis

Rangkuman 15 Detik

Starlink tidak menerima pelanggan baru di Indonesia karena kapasitas yang penuh.
Masyarakat dapat mendaftar untuk daftar tunggu dengan memberikan deposit.
Starlink telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah Indonesia untuk layanan internet satelit.
Starlink, layanan internet satelit yang dimiliki oleh Elon Musk melalui SpaceX, telah menjadi salah satu pilihan populer di Indonesia sejak peluncurannya pada Mei 2024. Namun, karena tingginya minat masyarakat, kapasitas layanan ini saat ini sudah penuh dan tidak memungkinkan pendaftaran pengguna baru. Pengumuman resmi dari Starlink menjelaskan bahwa layanan mereka sementara tidak tersedia untuk pelanggan baru di Indonesia karena kapasitasnya sudah terjual habis. Selain itu, aktivasi kit baru juga dihentikan sementara bagi pelanggan yang membeli melalui toko ritel atau penjual pihak ketiga. Walaupun tidak bisa mendaftar secara langsung, masyarakat Indonesia tetap bisa masuk daftar tunggu dengan cara mendaftar dan memberikan deposit terlebih dahulu. Hal ini memberikan peluang untuk mendapatkan layanan Starlink di masa mendatang saat kapasitas kembali tersedia. Starlink juga menyatakan bahwa mereka tengah bekerja sama dengan pihak lokal di Indonesia agar dapat membuka kembali layanan mereka secepat mungkin. Namun, perusahaan belum memberikan informasi pasti mengenai kapan layanan tersebut bisa kembali dibuka. Sejak peluncurannya, Starlink sudah mengantongi izin dari Kementerian Komunikasi dan Digital untuk operasional bisnis internet satelit dan layanan ISP. Keberadaan layanan ini di Indonesia menjadi solusi internet bagi daerah yang sulit dijangkau jaringan kabel.

Analisis Ahli

Ahmad Fauzi, Pakar Teknologi Telekomunikasi
Penutupan sementara ini adalah langkah strategis yang memungkinkan Starlink untuk mengelola kualitas layanan dan memperkuat jaringan satelitnya. Dalam jangka panjang, ekspansi kapasitas akan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan penetrasi internet di wilayah rural Indonesia.