Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada Iklan Berbahaya dengan Captcha Palsu Sebarkan Malware di PC Windows

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
12 Jul 2025
14 dibaca
2 menit
Waspada Iklan Berbahaya dengan Captcha Palsu Sebarkan Malware di PC Windows

AI summary

Kejahatan siber semakin canggih dan menggunakan teknik baru untuk mencuri data.
Pengguna harus waspada terhadap iklan berbahaya dan halaman Captcha palsu.
Penting untuk selalu berpikir kritis sebelum mengikuti perintah yang mencurigakan secara daring.
Kejahatan siber terus berkembang dengan teknik baru yang semakin canggih untuk mencuri informasi pengguna internet, termasuk data penting seperti rekening bank. Baru-baru ini, Kaspersky menemukan adanya serangan siber yang menggunakan iklan web berbahaya untuk menargetkan pengguna PC Windows.Modus serangannya adalah iklan yang menutupi layar web dan mengarahkan pengguna ke halaman Captcha palsu serta pesan kesalahan Chrome palsu. Tujuannya adalah untuk mengelabui pengguna agar mengunduh malware berbahaya bernama Lumma stealer.Lumma stealer ini mampu mencuri berbagai data sensitif seperti aset kripto, cookie, dan pengelola kata sandi. Malware juga dapat mengambil tangkapan layar, mengakses layanan jarak jauh, dan mengontrol perangkat korban.Serangan ini tercatat sudah terjadi lebih dari 140.000 kali pada bulan September dan Oktober 2024, dengan korban terbanyak berasal dari Brasil, Spanyol, Italia, dan Rusia. Pengguna disarankan untuk selalu waspada dan jangan mudah mengikuti perintah yang mencurigakan di browser atau saat mengklik iklan.Ahli keamanan dari Kaspersky, Vasily Kolesnikov, mengingatkan bahwa modus baru ini menggunakan jaringan distribusi iklan yang besar dan skenario serangan yang canggih sehingga bisa menargetkan banyak pengguna. Oleh karena itu, pemeriksaan kritis sebelum berinteraksi dengan konten daring sangat penting.

Experts Analysis

Vasily Kolesnikov
Serangan terbaru ini memperlihatkan perluasan jaringan distribusi dan penggunaan skenario baru yang menjangkau lebih banyak korban, sehingga pengguna harus berpikir kritis terhadap setiap perintah yang muncul secara daring.
Editorial Note
Teknik penyamaran serangan siber yang memanfaatkan Captcha palsu menunjukkan para pelaku kejahatan terus berinovasi dalam pendekatan mereka, sehingga perlindungan pengguna harus ikut diperketat. Pengguna dan organisasi harus lebih waspada dan meningkatkan edukasi agar tidak mudah terjebak dalam serangan yang semakin menyamar rapih ini.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.