Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

AIFleet Gabungkan Kecerdasan Buatan dan Truk Diesel untuk Optimasi Armada

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (8mo ago) artificial-intelligence (8mo ago)
12 Jul 2025
173 dibaca
2 menit
AIFleet Gabungkan Kecerdasan Buatan dan Truk Diesel untuk Optimasi Armada

Rangkuman 15 Detik

AIFleet berinvestasi dalam AI untuk meningkatkan efisiensi operasional di sektor pengangkutan.
Marc El Khoury menekankan pentingnya data untuk mengoptimalkan rute dan penjadwalan pengemudi.
Perusahaan ini sedang fokus pada strategi pertumbuhan yang hati-hati di pasar yang menantang.
Di sebuah acara startup yang fokus pada teknologi hijau, AIFleet muncul dengan pendekatan berbeda. Perusahaan ini tetap memakai truk diesel tapi menggunakan AI untuk mengoptimalkan operasional armadanya. CEO Marc El Khoury menjelaskan bahwa tujuan mereka adalah meningkatkan efisiensi dengan teknologi canggih, bukan mengganti bahan bakar kendaraan. AIFleet kini memiliki sekitar 200 truk, naik dari 150 tahun lalu. Dana yang dikumpulkan tidak digunakan membeli truk, karena kendaraan disewa. Sebaliknya, dana tersebut diperuntukkan meningkatkan operasi dan penjualan. Para pengemudi mereka adalah karyawan resmi yang mendapat gaji dan bukan penyewa kendaraan. Teknologi AI dipakai untuk mengatur penugasan truk selama seminggu ke depan secara otomatis, memastikan pemakaian maksimal dan mematuhi aturan jam kerja pengemudi. Sistem ini sudah berjalan nyata dan bukan hanya konsep. Mereka fokus pada optimasi sisi armada karena menurut El Khoury, broker tidak bisa mengoptimalkan truk secara langsung. Meskipun pasar truk sedang sulit dan banyak startup lain fokus pada kendaraan ramah lingkungan, AI berperan besar buat AIFleet. Selain meningkatkan produktivitas kerja kantor, AI juga membantu mengurangi jarak tempuh kosong. AIFleet ingin meningkatkan kontrak jangka panjang dan fokus pada pengiriman produk kertas sebagai pasar niche. El Khoury menekankan bahwa penggunaan AI di AIFleet berbeda dengan perusahaan logistik lain karena mereka membangun model operasi secara menyeluruh dan otonom. Dengan modal sekitar Rp 835.00 miliar ($50 juta) , mereka yakin teknologi ini akan mengubah pengelolaan armada truk di masa depan.

Analisis Ahli

Marc El Khoury
Teknologi AI dapat mengoptimalkan armada dan meningkatkan produktivitas hingga tingkat yang sebelumnya tidak mungkin dicapai secara manual.