Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dampak Serangan Bom AS terhadap Fasilitas Nuklir Bawah Tanah Iran Fordow

Finansial
Kebijakan Fiskal
Wired Wired
23 Jun 2025
32 dibaca
2 menit
Dampak Serangan Bom AS terhadap Fasilitas Nuklir Bawah Tanah Iran Fordow

Rangkuman 15 Detik

Serangan Amerika Serikat berfokus pada fasilitas nuklir Fordow di Iran.
Dampak serangan terhadap program nuklir Iran masih diragukan meskipun telah terjadi kerusakan.
Fasilitas Fordow memiliki potensi untuk memperkaya uranium hingga tingkat senjata, dan serangan tidak sepenuhnya menghentikan program nuklir Iran.
Amerika Serikat melancarkan serangan bom berat ke fasilitas nuklir Iran yang terletak dalam kedalaman besar di bawah tanah. Target utama adalah Fordow, sebuah situs yang sangat penting dan tersembunyi dari pandangan umum. Serangan ini menggunakan bom khusus yang mampu menembus tanah sebelum meledak, bertujuan untuk merusak struktur dari dalam. Presiden AS mengklaim keberhasilan total dalam menghancurkan situs Fordow, namun pejabat militer AS lebih berhati-hati dalam menilai kerusakan sebenarnya. Satelit menunjukkan kawah di lokasi serangan, tetapi karena kedalaman struktur, kerusakan yang terlihat belum bisa memastikan hilangnya fasilitas sepenuhnya. Para ahli menjelaskan bahwa bom tidak harus menembus seluruh kedalaman 260 kaki untuk menyebabkan kerusakan. Dengan menargetkan ventilasi yang berfungsi sebagai jalur utama ke bagian dalam fasilitas, ledakan besar dapat menciptakan gelombang kejut yang merusak struktur secara signifikan. Meski ada kerusakan yang mungkin terjadi, Iran masih memiliki beberapa fasilitas nuklir dan kemampuan untuk mengembangkan senjata nuklir. Beberapa bangunan penting seperti bangunan penunjang di situs Fordow tidak ditembak, menandakan bahwa serangan ini lebih bertujuan menghancurkan secara struktural daripada hanya menghentikan operasi sementara. Serangan ini merupakan kelanjutan dari upaya internasional, termasuk oleh Israel, untuk menghambat program nuklir Iran. Namun, kerusakan dari serangan AS belum menghilangkan seluruh program nuklir Iran dan masih diperlukan langkah lebih lanjut untuk memastikan ambisi nuklir Iran dapat ditekan.

Analisis Ahli

Jeffrey Lewis
Serangan ini cukup efektif secara taktis karena menargetkan tepat di ventilasi untuk menciptakan gelombang kejut yang merusak struktur dalam, namun tidak mampu menjangkau seluruh fasilitas.
Joseph Rodgers
Pemilihan target menunjukkan niat menghancurkan struktural bukan hanya menghentikan aktivitas sementara, tapi keberadaan infrastruktur utama yang tidak tersentuh memperlihatkan keterbatasan serangan ini.