AI summary
Pirolisis metana menawarkan metode yang lebih bersih dan efisien dalam produksi hidrogen. Tulum Energy memiliki keunggulan kompetitif dengan menggunakan furnace busur listrik yang sudah terbukti. Produksi karbon padat sebagai produk sampingan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang signifikan. Pada awal 2000-an, insinyur Techint Group menemukan bahwa elektroda karbon di furnace busur listrik malah membesar saat digunakan, bukan rusak. Mereka tidak menyadari saat itu bahwa mereka telah memicu proses kimia unik bernama pyrolysis, yaitu pembelahan metana menjadi hidrogen dan karbon padat tanpa oksigen. Penemuan ini awalnya dilupakan karena waktu itu belum ada minat besar pada hidrogen.Dua dekade kemudian, TechEnergy Ventures dari Techint kembali mencari cara menghasilkan hidrogen yang lebih bersih. Mereka menemukan kembali laporan lama tersebut dan memutuskan untuk mengembangkan teknologi ini melalui sebuah startup bernama Tulum Energy. Dengan teknologi furnace busur listrik yang sudah dimodifikasi, Tulum tidak memerlukan katalis mahal, sehingga prosesnya bisa lebih sederhana dan efisien.Tulum Energy kini sedang membangun pilot plant di Meksiko yang berdekatan dengan pabrik baja Techint. Jika berhasil, pabrik baja tersebut bisa langsung menggunakan hidrogen dan karbon padat hasil proses untuk operasi mereka. Pilot plant ini direncanakan dapat menghasilkan 2 ton hidrogen dan 600 ton karbon sehari, yang merupakan jumlah besar untuk pemenuhan kebutuhan industri.Salah satu keunggulan utama metode ini adalah biaya produksinya yang sangat kompetitif, sekitar $1,50 per kilogram hidrogen. Ini hampir sebanding dengan hydrogen dari gas alam yang lebih murah, dan jauh lebih murah dibandingkan hidrogen hijau yang dihasilkan lewat elektrolisis. Selain itu, karbon padat yang dihasilkan bisa dijual untuk berbagai keperluan, menambah sumber pendapatan dan mengurangi biaya total.Dengan kombinasi biaya rendah, emisi rendah, dan teknologi yang sudah teruji, Tulum Energy berpotensi menjadi pionir dalam produksi hidrogen bersih dan ramah lingkungan. Transformasi ini sangat penting karena dunia semakin membutuhkan energi yang lebih hijau sekaligus membantu industri beralih ke solusi yang lebih berkelanjutan.
Penemuan pirolisis metana di tungku busur listrik Techint menandai terobosan besar dalam produksi hidrogen bersih yang selama ini dianggap mahal dan rumit. Pendekatan tanpa katalis ini sangat menjanjikan untuk industri karena dapat menekan biaya dan mendukung transisi energi rendah karbon secara nyata.