Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Shein Kembali ke India dengan Strategi Baru Usai Dilarang di Indonesia dan India

Bisnis
Marketing
marketing (8mo ago) marketing (8mo ago)
07 Jul 2025
291 dibaca
2 menit
Shein Kembali ke India dengan Strategi Baru Usai Dilarang di Indonesia dan India

Rangkuman 15 Detik

Shein dan Temu menghadapi tantangan untuk beroperasi di pasar Indonesia karena kekhawatiran terhadap UMKM lokal.
Meskipun ditolak di beberapa negara, Shein berhasil kembali ke pasar India dengan strategi kolaborasi.
Kebijakan perdagangan internasional dapat memengaruhi keberlangsungan e-commerce seperti Shein dan Temu.
Shein adalah perusahaan e-commerce asal China yang dulu pernah beroperasi di Indonesia hingga 2021, tapi dilarang karena dianggap akan merusak UMKM lokal dengan menjual barang yang sangat murah langsung dari pabrik ke konsumen tanpa perantara. Model bisnis ini juga dijalankan oleh Temu, yang juga mengalami larangan di Indonesia. Meski dilarang di Indonesia dan dibatasi oleh kebijakan perdagangan Amerika Serikat yang diterapkan oleh Presiden Donald Trump, seperti tarif tinggi dan penghapusan aturan de-minimis, Shein tidak menyerah dan terus melakukan ekspansi ke berbagai negara lain, salah satunya adalah India. Shein pernah dilarang di India pada tahun 2020, namun kini perusahaan ini kembali masuk pasar India dengan strategi baru. Fast fashion di India berkembang pesat, meningkat 30-40% dibandingkan pertumbuhan pasar pakaian yang hanya 6%, menjadikan India pasar yang sangat menjanjikan untuk Shein. Kolaborasi Shein dengan konglomerasi India, Reliance, sangat membantu ekspansi mereka. Dengan Reliance, Shein memperluas jaringan pemasok hingga 1.000 pabrik dan menggunakan 400 gerai Reliance Trends sebagai pusat produksi, sehingga dapat mempercepat proses inventaris dan mengurangi biaya modal kerja secara signifikan. Selain itu, dengan produksi di India dan dukungan Reliance, Shein bisa mengekspor produknya ke Amerika Serikat dan Inggris tanpa dikenai tarif ekspor dari China. Hal ini disambut baik oleh masyarakat India dengan penggunaan aplikasi Shein yang tinggi, menandakan peluang besar bagi perusahaan ini di pasar India.

Analisis Ahli

Ankur Warikoo
Shein memanfaatkan tren fast fashion dengan sangat baik dan memahami pentingnya lokalitas dalam rantai pasokannya, yang bisa menjadi contoh strategi penetrasi pasar global dengan memanfaatkan kolaborasi lokal.
Ritesh Agarwal
Kunci pertumbuhan Shein di India adalah integrasi digital dan efisiensi produksi yang didukung oleh jaringan lokal; ini memaksa bisnis tradisional untuk berinovasi secara cepat.