Serangan Ransomware Ingram Micro Ganggu Layanan IT dan Distribusi Global
Teknologi
Keamanan Siber
07 Jul 2025
131 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Ingram Micro mengalami serangan ransomware yang mengakibatkan gangguan besar pada jaringan mereka.
Serangan ini mengganggu kemampuan pelanggan untuk menggunakan produk yang bergantung pada sistem Ingram.
Gang SafePay diduga bertanggung jawab atas serangan ini, dan belum ada kelompok ransomware lain yang mengklaim serangan tersebut.
Ingram Micro, perusahaan distribusi teknologi dan layanan IT asal Amerika Serikat, mengalami serangan ransomware yang menyebabkan gangguan sistem sejak hari Kamis. Akibatnya, banyak layanan dan jaringan perusahaan tidak dapat diakses, termasuk situs web mereka.
Serangan ini berdampak besar pada proses distribusi dan pengelolaan lisensi produk perangkat lunak yang ditangani oleh Ingram Micro, sehingga pelanggan mereka mengalami kesulitan dalam menggunakan dan mengaktifkan produk yang bergantung pada sistem perusahaan.
Perusahaan secara terbuka menginformasikan insiden ini kepada para pemegang saham sebelum pasar saham AS dibuka, menandakan seriusnya gangguan yang terjadi. Upaya pemulihan sistem sedang dilakukan agar operasional dapat kembali normal secepat mungkin.
Menurut laporan dari Bleeping Computer, serangan ini kemungkinan dilakukan oleh kelompok ransomware SafePay. Namun, hingga saat ini belum ada klaim resmi dari kelompok ransomware besar yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Ingram Micro adalah perusahaan yang sangat penting dalam rantai distribusi teknologi global dan juga menyediakan layanan IT managed service, sehingga gangguan ini berpotensi memengaruhi banyak pelanggan di seluruh dunia.
Analisis Ahli
Brian Krebs (jurnalis keamanan siber)
Serangan ransomware seperti ini semakin canggih dan menargetkan infrastruktur vital perusahaan teknologi besar, menandakan perlunya investasi lebih besar dalam protokol keamanan dan kesiapsiagaan respons insiden.
