AI summary
Perusahaan perlu menyesuaikan proses pengadaan untuk mengikuti perkembangan alat AI yang cepat. Melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan dapat mempercepat adopsi alat yang tepat. Menerima ketidakpastian dan menghindari analisis berlebihan sangat penting dalam siklus inovasi AI. Banyak perusahaan mengalami kesulitan mengadopsi alat kecerdasan buatan (AI) yang terus berkembang dengan cepat karena proses pengadaan software biasanya sangat lambat. Startup Brex, yang bergerak di bidang kartu kredit korporat, juga menghadapi masalah serupa dengan siklus evaluasi yang memakan waktu berbulan-bulan hingga tim kehilangan minat terhadap alat yang ingin mereka coba.Untuk mengatasi masalah ini, Brex mengubah total proses pengadaan mereka pada software AI. Mereka membuat kerangka kerja baru untuk perjanjian pengolahan data dan validasi legal yang memungkinkan evaluasi alat baru menjadi lebih cepat dan efisien, sehingga alat tersebut dapat diuji lebih cepat oleh tim terkait.Brex juga menerapkan tes 'superhuman product-market-fit' yang menggunakan feedback dari pengguna aktual yang mendapatkan manfaat paling besar dari alat tersebut. Mereka memberikan peran besar kepada karyawan dalam memilih alat mana yang layak dipertahankan berdasarkan nilai nyata yang diterima dalam pekerjaan mereka.Selain itu, Brex memberikan setiap insinyur anggaran bulanan sebesar $50 untuk berlangganan software dari daftar yang disetujui. Pendekatan tersebut memudahkan pengambilan keputusan dan memastikan alat AI yang digunakan benar-benar membantu pengoptimalan pekerjaan tanpa paksaan untuk menggunakan alat tertentu.Brex belajar bahwa walaupun proses adopsi dan evaluasi alat AI itu berantakan dan penuh ketidakpastian, penting bagi perusahaan untuk menerima kondisi itu agar tidak tertinggal. Terlalu lama menunda keputusan dapat menyebabkan perusahaan kehilangan kesempatan karena perkembangan AI yang sangat cepat.
Pendekatan Brex yang menempatkan pengguna sebagai pengambil keputusan utama dalam pengadaan alat AI sangat cerdas dan menyesuaikan dengan karakter teknologi yang cepat berubah. Ini menghilangkan birokrasi yang berlebihan dan memungkinkan perusahaan beradaptasi secara real time dengan kebutuhan karyawan dan kemajuan teknologi.