NANO Nuclear Jual Teknologi Microreaktor ODIN Senilai 6,2 Juta Dolar ke Inggris
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
19 Sep 2025
111 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
NANO Nuclear Energy menjual desain mikroreaktor ODIN kepada Cambridge AtomWorks.
Desain ODIN menggunakan HALEU dan memiliki sistem kontrol reaktivitas yang inovatif.
Kolaborasi dengan MIT bertujuan untuk menguji penggunaan 'solar salts' dalam reaktor nuklir canggih.
NANO Nuclear Energy baru-baru ini mengumumkan penjualan desain reaktor mikro inovatifnya yang bernama ODIN ke perusahaan Inggris, Cambridge AtomWorks. Kesepakatan tersebut bernilai 6,2 juta dolar dan mencakup seluruh hak kekayaan intelektual dari teknologi ini. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi NANO Nuclear untuk fokus pada pengembangan reaktor gas-cooled yang sangat maju.
Desain ODIN merupakan teknologi canggih yang memanfaatkan bahan bakar HALEU dengan tingkat pengayaan hingga 20%. Sistem pendingin bertekanan rendah dalam desain ini bertujuan mengurangi stres pada komponen struktur sehingga memperpanjang umur pemakaian dan meningkatkan keandalan reaktor. Keamanan juga ditingkatkan dengan memanfaatkan konveksi alami untuk menyalurkan panas, baik saat reaktor beroperasi penuh maupun dalam kondisi shutdown.
Cambridge AtomWorks adalah perusahaan yang sudah mengenal teknologi ODIN lewat kerja sama konsultasi sebelumnya dengan NANO Nuclear. Karena itu, penjualan ini dipandang sebagai langkah alami. Dengan akuisisi ini, Cambridge AtomWorks dapat mengembangkan teknologi tersebut lebih lanjut di Inggris, yang menjadi langkah maju penting untuk pengembangan nuklir mikro di Eropa.
Sementara itu, NANO Nuclear berencana memfokuskan sumber dayanya pada portofolio lain yang terdiri dari reaktor gas-cooled seperti KRONOS MMR Energy System, LOKI MMR, dan ZEUS. Menurut pimpinan NANO Nuclear, fokus ini akan membuat pengembangan teknologinya lebih efisien serta menciptakan sinergi antara reaktor dalam portofolio tersebut.
Selain itu, NANO Nuclear juga melakukan penelitian bersama MIT untuk menguji kemampuan 'solar salts' sebagai bahan penyimpan dan pendingin energi termal di reaktor canggih. Kerja sama ini menunjukkan komitmen untuk terus mengembangkan bahan dan teknologi baru yang dapat mendukung efisiensi dan keamanan dalam sistem energi nuklir masa depan.
Analisis Ahli
Jay Keay (Ahli Nuklir dan Energi Terbarukan)
Langkah ini mencerminkan pemisahan yang tepat antara teknologi yang berbeda dalam portofolio nuklir untuk mempercepat inovasi dan komersialisasi, khususnya dalam ranah mikroreaktor.Dr. Helena Wakefield (Profesor Teknik Nuklir, MIT)
Fokus NANO Nuclear pada gas-cooled reactors sangat relevan karena potensi efisiensi termal yang lebih baik dan pengelolaan limbah yang lebih aman dibanding teknologi tradisional.

