EY dan Jason Noel: Masa Depan Kerja dengan Kolaborasi AI dan Manusia
Teknologi
Kecerdasan Buatan
04 Jul 2025
77 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Integrasi AI dengan tenaga kerja manusia dapat meningkatkan efisiensi operasional.
Perusahaan perlu memikirkan ulang fungsi pekerjaan agar dapat memanfaatkan teknologi AI secara maksimal.
Pekerja tidak perlu diharuskan untuk memahami teknologi AI secara mendalam, tetapi harus mampu memanfaatkan alat yang tersedia.
Teknologi AI berkembang sangat cepat dan menimbulkan banyak ketidakpastian mengenai bagaimana AI akan mempengaruhi dunia kerja. Banyak pekerja merasa takut kehilangan peran mereka, sementara para pemimpin perusahaan dan investor menaruh harapan sekaligus kekhawatiran terhadap dampaknya.
Jason Noel, CTO EY untuk Divisi Konsultasi Amerika, menjelaskan bahwa meskipun ada kekhawatiran tentang pengangguran akibat AI, realita yang dia lihat justru adalah AI digunakan sebagai alat untuk membantu pekerja, bukan menggantikan mereka secara total.
EY mengembangkan aplikasi AI generasi baru yang berfungsi sebagai copilot bagi pekerja. Sistem ini memberikan rekomendasi otomatis berdasarkan data dan analisis AI, tetapi manusia tetap memiliki peran penting untuk memutuskan dan menyesuaikan keputusan tersebut.
Dalam contoh praktis, AI membantu seorang kru kapal pesiar mengatur ulang staf dan barang berdasarkan prediksi cuaca dan perilaku tamu agar pengalaman perjalanan menjadi lebih baik dan efisien. Ini menunjukkan bagaimana AI dan manusia dapat bekerja sama dalam lingkungan yang kompleks.
Pendekatan EY menekankan bahwa menggunakan AI bukan sekadar memberi pelatihan teknologi kepada semua orang, tetapi juga merancang ulang fungsi pekerjaan agar AI dan manusia bisa berkolaborasi secara lancar, meningkatkan efisiensi, dan memberikan nilai tambah yang lebih besar.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Pendekatan AI sebagai alat untuk augmentasi tenaga kerja, bukan penggantian total, merupakan cara paling bijak dalam mengimplementasikan AI di perusahaan agar mendorong produktivitas dan menciptakan nilai tambah.