Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Peneliti NBI Ciptakan Sensor Kuantum Baru yang Lebih Akurat dan Kecil

Sains
Fisika dan Kimia
InterestingEngineering InterestingEngineering
04 Jul 2025
62 dibaca
2 menit
Peneliti NBI Ciptakan Sensor Kuantum Baru yang Lebih Akurat dan Kecil

Rangkuman 15 Detik

Sistem sensor kuantum yang dapat disesuaikan dapat meningkatkan akurasi pengukuran.
Teknologi ini memanfaatkan entanglement dan squeezing untuk mengurangi noise kuantum.
Aplikasi dari sistem ini berpotensi meningkatkan resolusi dalam bidang medis, terutama dalam MRI.
Teknologi sensor optik sangat luas digunakan dalam kehidupan sehari-hari, dari kamera CCTV hingga kendaraan otonom dan operasi medis. Namun, saat teknologi berkembang menjadi lebih kecil dan lebih cerdas, sensor mulai menghadapi masalah batas kuantum yang mengganggu pengukurannya. Peneliti di Niels Bohr Institute di Kopenhagen berhasil mengembangkan sistem sensor kuantum yang bisa disesuaikan dengan menggabungkan cahaya multi-foton dan kumpulan spin atom besar. Sistem ini dapat mengurangi suara kuantum yang muncul pada berbagai frekuensi sekaligus. Proses ini disebut penyimpanan kuantum yang bergantung pada frekuensi, yang memungkinkan cahaya diperas agar memiliki noise yang lebih rendah di seluruh rentang frekuensi. Kumpulan spin atom membantu memutar fase cahaya dan mengubah sifat noise agar sensor bisa bekerja lebih optimal. Sistem ini membutuhkan alat yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan teknologi sebelumnya, yang biasa memakai resonator optik sepanjang ratusan meter. Penemuan ini membuka kemungkinan sensor kuantum portable yang bisa digunakan di berbagai aplikasi, termasuk bidang medis dan pengamatan kosmik. Para peneliti menyatakan bahwa sistem ini bisa memperbaiki berbagai jenis pengukuran seperti waktu, percepatan, dan medan magnet. Dalam dunia medis, teknologi ini berpotensi meningkatkan resolusi MRI untuk deteksi dini penyakit neurologis, sehingga memiliki dampak besar bagi kesehatan masyarakat.

Analisis Ahli

Eugene Polzik
Sistem ini memungkinkan deteksi sinyal broadband melampaui batas standar kuantum, membuka kemungkinan aplikasi praktis di berbagai bidang mulai dari fisika fundamental hingga medis.