TLDR
Simulasi pemecahan simetri spontan pada suhu nol merupakan pencapaian penting dalam fisika kondensat. Komputasi kuantum menunjukkan keunggulan dalam menyelesaikan masalah kompleks dibandingkan dengan komputasi klasik. Kolaborasi internasional antara berbagai institusi pendidikan meningkatkan kemajuan dalam penelitian fisika dan teknologi kuantum. Para peneliti dari China, Spanyol, Denmark, dan Brasil berhasil mensimulasikan fenomena spontaneous symmetry breaking (SSB) pada suhu nol menggunakan komputer kuantum. Ini merupakan pencapaian pertama yang penting dalam bidang fisika kondensasi dan aplikasi komputer kuantum.SSB adalah konsep penting yang menjelaskan proses terbentuknya struktur kompleks di alam dan kaitannya dengan hukum konservasi. Namun, mengamati SSB pada suhu mendekati nol sangat sulit secara fisik karena sistem menjadi statis atau tidak bergerak.Simulasi dengan komputer klasik memiliki keterbatasan karena harus dijalankan pada suhu di atas nol dan membutuhkan waktu komputasi yang lama. Komputer kuantum menggunakan prinsip superposisi dan entanglement untuk mempercepat proses komputasi secara eksponensial.Dalam eksperimen, para ilmuwan memakai tujuh qubit superkonduktor yang hanya berinteraksi dengan tetangga terdekat. Sistem dimulai dari keadaan antiferromagnetik dan berhasil bertransisi ke keadaan ferromagnetik kuantum, menandakan adanya SSB.Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Nature Communications dan membuka jalan baru bagi simulasi fenomena fisika pada suhu ekstrem menggunakan teknologi komputer kuantum.