Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mempercepat Deteksi Penuaan Otak dengan Citra MRI untuk Prediksi Risiko Kognitif

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (8mo ago) health-and-medicine (8mo ago)
01 Jul 2025
289 dibaca
2 menit
Mempercepat Deteksi Penuaan Otak dengan Citra MRI untuk Prediksi Risiko Kognitif

Rangkuman 15 Detik

Pencitraan otak dapat memberikan informasi penting tentang penuaan dan risiko terkait kesehatan.
Penelitian ini menunjukkan potensi penggunaan pencitraan otak dalam mengukur kecepatan penuaan.
Jam biologis baru mungkin membantu dalam intervensi awal terhadap penyakit terkait usia.
Para peneliti telah menemukan bahwa gambar otak standar dari pemindaian MRI dapat digunakan untuk melihat seberapa cepat seseorang mengalami penuaan biologis. Ini sangat penting karena usia kronologis seseorang tidak selalu menunjukkan kondisi sebenarnya bagaimana tubuh dan otak menua. Faktor utama yang diamati adalah ketebalan lapisan korteks serebral dan seberapa banyak materi abu-abu yang dimiliki otak. Kedua fitur ini telah terbukti bisa membantu memprediksi penurunan kemampuan berpikir dan mengingat, serta risiko penyakit dan kematian di masa depan. Penelitian ini menggunakan data dari lebih dari 50.000 scan MRI dan juga sebuah studi panjang yang mengikuti ribuan orang sejak lahir di Dunedin, New Zealand. Dengan data ini, para ilmuwan melatih sebuah algoritma komputer untuk menghubungkan data gambar otak dengan berbagai tanda penuaan di organ tubuh lainnya. Salah satu keuntungan metode ini dibandingkan pengukuran penuaan yang hanya menggunakan darah atau tes molekuler adalah kemampuan melihat struktur otak secara langsung. Ini membuka peluang baru dalam memprediksi kesehatan kognitif dan mendeteksi risiko sejak dini. Walaupun hasil ini masih belum siap digunakan secara klinis, penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi pencitraan otak dapat menjadi alat baru dalam memantau penuaan dan mungkin membantu dalam pengembangan pengobatan untuk memperlambat proses tersebut.