Cloudflare Blokir AI Web Crawler untuk Lindungi Konten dan Terapkan Bayar Per Akses
Teknologi
Kecerdasan Buatan
01 Jul 2025
205 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Cloudflare memblokir crawler AI secara default untuk melindungi konten.
Program 'Pay Per Crawl' memberikan opsi bagi penerbit untuk mendapatkan kompensasi atas konten mereka.
Banyak penerbit terkemuka mendukung inisiatif ini untuk melindungi karya asli mereka.
Cloudflare, penyedia layanan arsitektur internet utama, telah mengambil langkah untuk melindungi konten situs web dari pengambilan otomatis oleh AI tanpa izin. Mereka kini memblokir AI web crawler yang dikenal secara default untuk pelanggan baru, guna memastikan pemilik situs memiliki kontrol penuh atas konten mereka.
Program baru ‘Pay Per Crawl’ memperbolehkan beberapa penerbit terkemuka menentukan harga bagi perusahaan AI yang ingin mengakses konten mereka. Ini merupakan cara agar pemilik konten mendapatkan kompensasi yang layak atas penggunaan materi mereka oleh teknologi AI.
Langkah ini muncul karena saat ini banyak orang mulai mempercayai informasi dari chatbot AI daripada langsung membaca konten asli. Seiring dengan pergeseran ini, perlindungan terhadap konten asli jadi semakin penting agar kreativitas dan karya pemilik situs tetap dihargai.
Selain pemblokiran, Cloudflare juga memperkenalkan fitur seperti 'AI Labyrinth' yang dapat mengelabui bot yang mencoba mengakses situs secara tidak sah. Cloudflare bekerja sama dengan perusahaan AI untuk memverifikasi crawlers dan menjelaskan tujuan mereka menggunakan data, sehingga pemilik situs dapat memilih akses yang sesuai.
Beberapa penerbit dan platform besar seperti The Associated Press dan Quora telah mendukung inisiatif ini demi mengamankan karya mereka di era AI dan memastikan AI dapat terus berkembang dengan menghormati hak dan usaha pembuat konten.



