Meta Bentuk Tim Superintelligence untuk Kejar Ketinggalan di Bidang AI
Teknologi
Kecerdasan Buatan
01 Jul 2025
102 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Meta telah meluncurkan grup baru bernama Superintelligence Labs untuk fokus pada pengembangan AI.
Alexandr Wang dan Nat Friedman akan memimpin inisiatif ini untuk meningkatkan kemampuan AI Meta.
Meta berusaha untuk merekrut talenta terbaik dan melakukan penelitian untuk mencapai kemajuan signifikan dalam teknologi AI.
Meta menghadapi tantangan dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini sedang berkembang pesat di berbagai perusahaan teknologi besar. Untuk itu, CEO Mark Zuckerberg memutuskan untuk membentuk tim khusus bernama Meta Superintelligence Labs yang akan memimpin segala proyek AI di perusahaan tersebut.
Tim baru ini akan dipimpin oleh Alexandr Wang, mantan CEO Scale AI, yang baru saja bergabung dengan Meta lewat kesepakatan bernilai miliaran dolar. Selain Wang, Nat Friedman, mantan CEO GitHub, juga ikut mendampingi untuk membantu memimpin divisi tersebut.
Meta juga membuat gebrakan dengan merekrut 11 talenta baru yang berasal dari perusahaan-perusahaan terkenal di dunia AI, seperti Anthropic, Google DeepMind, dan OpenAI. Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar Meta untuk mengejar ketertinggalan dari kompetitor lain di bidang AI.
Untuk menarik talenta terbaik, Meta bahkan menawarkan gaji yang sangat tinggi, mencapai angka delapan digit, menurut laporan. Selain itu, mereka juga melakukan pembicaraan untuk akuisisi beberapa perusahaan AI lain, meski negosiasi tersebut belum mencapai tahap penawaran resmi.
Memperhatikan persaingan yang ketat, Zuckerberg juga mengumumkan rencana untuk mulai melakukan riset pada generasi model AI berikutnya dalam satu atau dua tahun ke depan. Ini menunjukkan tujuan Meta untuk tetap berada di garis depan inovasi teknologi AI secara global.