TLDR
Bom grafit dapat menonaktifkan infrastruktur listrik tanpa menghancurkan fisik, mengubah cara peperangan dilakukan. CCTV menggambarkan kemampuan Tiongkok dalam mengembangkan senjata non-kinetik sebagai bagian dari strategi perang modern. Serangan terhadap sistem listrik dapat mengganggu kemampuan musuh secara signifikan tanpa menimbulkan kerusakan langsung pada personel. China baru-baru ini mempublikasikan video yang menunjukkan senjata baru yang dapat melumpuhkan jaringan listrik musuh tanpa menyebabkan kerusakan fisik. Senjata ini, yang disebut sebagai bom grafit, menaburkan serat karbon konduktif untuk menimbulkan korsleting di infrastruktur listrik.Senjata ini diluncurkan dari kendaraan darat dan dapat menjangkau target hingga 290 kilometer. Kemampuan ini memungkinkan satu serangan untuk melumpuhkan beberapa titik penting jaringan kelistrikan sekaligus.Teknologi ini dianggap sebagai bagian dari perubahan strategi militer China yang kini lebih mengutamakan serangan non-kinetik berupa gangguan siber dan infrastruktur daripada pertempuran langsung di medan perang.Para ahli berpendapat bahwa bom grafit ini sangat cocok untuk misi hibrida seperti membatasi kemampuan tempur lawan tanpa menimbulkan korban jiwa atau kerusakan fisik yang luas.Selain meningkatkan kemampuan perang China, senjata ini juga menunjukkan perkembangan dalam peperangan modern yang fokus pada sistem dan kontrol, bukan hanya kerusakan fisik dan konfrontasi langsung.