Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Perkenalkan Drone Mini Bentuk Nyamuk Untuk Misi Rahasia Militer

Teknologi
Robotika
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
30 Jun 2025
286 dibaca
2 menit
China Perkenalkan Drone Mini Bentuk Nyamuk Untuk Misi Rahasia Militer

Rangkuman 15 Detik

Drone mini yang menyerupai nyamuk dapat digunakan untuk operasi militer rahasia.
Ukurannya yang kecil membuat drone ini sulit dideteksi oleh sistem radar konvensional.
Teknologi drone mikro semakin umum digunakan dalam peperangan modern oleh berbagai negara.
China baru saja memperkenalkan sebuah drone mini yang unik, menyerupai nyamuk, di sebuah lembaga penelitian militer di Hunan. Drone ini memiliki ukuran yang sangat kecil, hanya sekitar 2 cm dengan berat 0,3 gram, yang membuatnya sangat mudah untuk menyelinap dan sulit terdeteksi. Drone kecil ini dilengkapi dengan sensor dan dua sayap yang bisa mengepak sangat cepat, hingga 500 kali per detik. Kendali drone ini menggunakan teknologi smartphone, membuat pengoperasiannya lebih mudah dan modern, cocok untuk misi pengintaian rahasia dan operasi khusus di medan perang. Selain drone berbentuk nyamuk dengan dua sayap, tim pengembang juga memperkenalkan prototipe lain yang memiliki empat sayap dan juga dapat dikendalikan melalui ponsel pintar. Teknologi seperti ini semakin penting dalam peperangan modern karena ukurannya yang kecil dan kemampuannya untuk tidak terdeteksi oleh radar biasa. Teknologi drone mikro ini tidak hanya dikembangkan di China saja. Contohnya, drone mikro asal Norwegia bernama Black Hornet yang sudah dipakai oleh beberapa angkatan bersenjata, termasuk militer Amerika Serikat, menggunakan kamera dan pencitraan termal untuk pengintaian cepat dan tersembunyi. Sejak tahun 2006, Departemen Pertahanan AS juga sudah memulai proyek untuk menggabungkan teknologi mikro-mekanis dengan serangga hidup melalui proyek HI-MEMS, yang bertujuan menciptakan "serangga cyborg" sebagai alat pengintai yang sangat efektif dan sulit diketahui.