Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Babcock Bangun Kapal Selam Nuklir Baru untuk Perkuat Pertahanan Inggris

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
InterestingEngineering InterestingEngineering
29 Jun 2025
97 dibaca
2 menit
Babcock Bangun Kapal Selam Nuklir Baru untuk Perkuat Pertahanan Inggris

Rangkuman 15 Detik

Babcock berperan kunci dalam pengembangan kapal selam baru untuk Inggris.
Program SSN-AUKUS akan meningkatkan kapasitas industri kapal selam Inggris.
Peningkatan kemampuan pertahanan ini penting untuk menjaga keamanan di kawasan Euro Atlantik.
Babcock, sebuah perusahaan pertahanan yang berbasis di London, mulai membangun komponen penting untuk kapal selam serang bertenaga nuklir baru dari Inggris yang dikenal dengan kelas SSN-AUKUS. Kapal selam ini dirancang untuk menggantikan kapal selam lama kelas Astute mulai akhir tahun 2030-an, memperkuat armada kapal selam Inggris dan mitra AUKUS. Kontrak yang didapatkan oleh Babcock mencakup pembuatan sistem penanganan dan peluncuran senjata utama, serta komponen struktur tabung terintegrasi yang penting untuk kapal selam baru ini. Selain itu, Babcock juga terus mendukung produksi dan perawatan rudal Tomahawk yang saat ini dipakai di kapal selam Inggris. Pemerintah Inggris berencana membangun sampai dengan 12 kapal selam SSN-AUKUS sebagai bagian dari program AUKUS, yang bertujuan menyesuaikan diri dengan semakin besarnya ancaman dunia dan memperkuat keamanan Euro Atlantik. Program ini juga didukung oleh investasi besar pada program kepala rudal nuklir senilai £15 miliar. Peningkatan kapasitas produksi di fasilitas di Barrow dan Raynesway Derby diperkirakan akan memungkinkan pembangunan kapal selam baru secara berkelanjutan—satu unit setiap 18 bulan. Babcock dan perusahaan pertahanan lainnya dipersiapkan untuk menghadapi tantangan dalam proyek besar ini, yang akan mengubah industri manufaktur kapal selam Inggris. Dengan kapal selam baru yang memiliki kekuatan tempur signifikan, Inggris berharap untuk memindahkan fokus perlindungannya dari sekadar pencegahan menjadi kesiapan perang yang nyata, sehingga menjadi kekuatan yang dapat diandalkan untuk mempertahankan keamanan nasional dan aliansi NATO di masa depan.