Kenapa ARK Innovation ETF Jadi Jawara Juni dengan Saham Teknologi Disruptif
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
26 Jun 2025
126 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
ARKK menunjukkan pertumbuhan yang signifikan berkat investasi dalam teknologi yang disruptif.
Kemunculan saham baru seperti Circle dan berita positif dari perusahaan seperti Tesla dan Coinbase meningkatkan minat investor.
Cathie Wood tetap optimis pada potensi transformasi yang dibawa oleh inovasi teknologi.
ARK Innovation ETF atau ARKK kembali bersinar di bulan Juni dengan kenaikan sekitar 23%, menjadikannya ETF dengan performa terbaik bulan ini. Kenaikan ini terutama didorong oleh lonjakan luar biasa di beberapa saham teknologi disruptif yang ada di portofolio ARKK.
Salah satu saham bintang adalah Circle yang naik hampir 750% sejak IPO awal Juni, berkat pengesahan UU regulasi stablecoin di Amerika Serikat. Selain itu, Coinbase juga naik hampir 30% setelah mengumumkan peluncuran stablecoin sendiri, meningkatkan optimisme di sektor kripto.
Tesla, holding terbesar ARKK, mengalami kenaikan setelah meluncurkan layanan robotaxi tanpa pengemudi di Austin, Texas. Hal ini menunjukkan bagaimana inovasi di bidang kendaraan listrik dan teknologi otonom menjadi daya tarik bagi investor ARKK.
Cathie Wood, CEO ARK Investment Management, tetap percaya bahwa masa depan akan banyak dipengaruhi oleh teknologi baru seperti kecerdasan buatan, robotika, energi bersih, dan blockchain. ARKK juga menambah saham NVIDIA dan BWX Technologies untuk mendukung fokusnya pada AI dan energi nuklir.
Dengan total aset Rp 106.88 triliun ($6,4 miliar) dan biaya manajemen 0,75%, ARKK menunjukkan pemulihan yang kuat setelah sebelumnya turun tajam sejak 2021. ARKK sekarang fokus pada gangguan yang dapat diskalakan dan siap menjadi pemain utama dalam investasi teknologi di masa depan.