TLDR
Satelit Dawn akan menjadi platform baru untuk penelitian metrologi kuantum. Pengembangan teknologi kuantum di Tiongkok berpotensi meredefinisi standar internasional waktu. Entanglement memungkinkan komunikasi kuantum yang aman dan efisien antara lokasi yang jauh. China sedang mengembangkan satelit kuantum orbit tinggi pertama di dunia yang dinamakan Dawn, untuk meningkatkan komunikasi kuantum global dan efisiensi jaringan kuantum. Satelit ini akan diluncurkan sekitar tahun 2027 dan ditempatkan di orbit geostasioner, yang memungkinkan jangkauan lebih dari 35.000 kilometer dari Bumi.Satelit Dawn akan membawa jam atom optik yang canggih, yang membantu dalam penelitian metrologi kuantum. Tujuannya adalah memperbaiki stabilitas jam atom dalam jangka pendek menggunakan distribusi entanglement kuantum secara global, sehingga dapat meningkatkan ketepatan pengukuran waktu.Konsep utama dari satelit ini adalah kemampuannya untuk mendistribusikan entanglement kuantum hingga jarak 10.000 kilometer, yang tidak mungkin dilakukan oleh komunikasi kuantum melalui kabel serat optik akibat batas kehilangan sinyal. Orbit tinggi satelit juga memungkinkan komunikasi berkelanjutan 24 jam tanpa gangguan.Satelit Dawn merupakan kelanjutan dari satelit Micius, yang diluncurkan pada 2016 dan menjadi satelit kuantum pertama dengan orbit rendah. Dengan kemampuan jangkauan yang lebih luas dan presisi lebih tinggi, Dawn mendukung upaya redefinisi standar internasional satuan waktu yaitu detik.Pengembangan satelit ini merupakan terobosan penting dalam teknologi kuantum dan metrologi. Proyek ini tidak hanya meningkatkan keamanan komunikasi tetapi juga membuka potensi revisi terhadap sistem satuan internasional dengan dasar ilmiah kuantum yang baru.