WhatsApp Gunakan AI Meta untuk Merangkum Pesan Pribadi dengan Privasi Terjaga
Teknologi
Kecerdasan Buatan
26 Jun 2025
79 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
WhatsApp kini menggunakan Meta AI untuk merangkum pesan yang belum dibaca.
Fitur ini diluncurkan dengan fokus pada privasi dan keamanan pengguna.
Pengguna memiliki kontrol atas penggunaan fitur AI dalam grup chat.
WhatsApp telah meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan ringkasan pesan pribadi secara otomatis menggunakan kecerdasan buatan dari Meta AI. Fitur ini bisa diakses dengan menekan tombol khusus yang akan membuka semua pesan yang belum dibaca dalam bentuk rangkuman poin-poin.
Saat ini, fitur ini tersedia dalam bahasa Inggris dan baru dirilis khusus untuk pengguna di Amerika Serikat. Meta berencana untuk memperluas peluncuran fitur ini ke negara dan bahasa lain pada akhir tahun ini agar dapat digunakan oleh lebih banyak pengguna.
Dalam menjaga privasi, WhatsApp memakai teknologi yang disebut Private Processing. Teknologi ini membuat proses pemrosesan rangkuman pesan terjadi dalam lingkungan cloud yang aman sehingga pesan asli tidak dapat diakses oleh WhatsApp, Meta, maupun pihak ketiga lain.
Fitur ringkasan ini sifatnya opsional dan dinonaktifkan secara default. Dengan pengaturan Privasi Tingkat Lanjut, pengguna juga dapat memblokir penggunaan fitur AI ini di obrolan grup, sehingga kontrol penggunaan AI tetap berada pada tangan pengguna.
Namun, masih ada kekhawatiran mengenai akurasi ringkuman dari AI karena pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa beberapa layanan AI tidak selalu menghasilkan ringkasan yang tepat. Selain itu, beberapa pengguna kurang suka dengan tombol AI yang tidak bisa dimatikan maupun iklan yang muncul di WhatsApp.

